Jumat, 12 Jun 2026 15:14 WIB

Gerombolan Pemuda Bersajam, Kapolresta Sidoarjo: Mereka Gangster Warkang

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro dan Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo saat interogasi pelaku. (Heri for jatimnow.com)
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro dan Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo saat interogasi pelaku. (Heri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua pemuda yang diringkus Satreskrim Polresta Sidoarjo merupakan anggota gangster Warung Belakang (Warkang).

Dua pelaku yang berada di dalam video viral gerombolan pemuda mengacungkan sajam berinisial MSW (18) warga Desa Kemangsen Kecamatan Balongbendo dan DP (20) warga Desa Jeruk Gamping, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, gangster Warkang mendapatkan tantangan tawuran dari gangster Warung pojok (Warjok) lewat medsos.

"Mereka murni gangster, dua tersangka ini merupakan anggota gangster Warkang. Mereka mendapatkan tantangan tawuran dari gangster Warjok," kata Kusumo kepada sejumlah wartawan, Selasa (14/3/23).

Ia menambahkan, berdirinya gangster tersebut berawal dari seringnya ngopi di warkop, kemudian mereka membentuk gangster. Kedua gangster tersebut akan melakukan tawuran di sekitar simpang empat Wonoayu.

"Namun tawuran tidak terjadi karena gangster Warjok tidak muncul. Akibatnya, sekitar 15 anggota gangster dari Warkang membuat gaduh di perempatan Wonoayu," ungkap Kusumo.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Menurut Kusumo, tantangan tawuran dari gangster Warjok diterima dari salah satu admin Instagram "warkang_sidoarjoo" yang merupakan grup kelompok remaja menerima direct messager (DM).

DM itu, lanjut Kusumo, lalu diteruskan ke WhatsApp grup gangster Warkang dan sekitar 25 orang berkumpul di Ruko Citra Harmoni, Daerah Trosobo, Taman. Pada aksi itu, sejumlah anggota membawa senjata tajam.

"Mereka konvoi mengendarai sepeda motor menuju simpang empat Wonoayu Sidoarjo, dengan tujuan melakukan aksi tawuran dengan kelompok lain. Ternyata kelompok penantang tidak datang. Saat itu, aksi mereka ada yang merekam dan akhirnya tersebar di medsos, sempat viral di media sosial," ungkapnya.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

Kedua pemuda yang diringkus terbukti membawa sajam celurit panjang. Kasus ini masih dikembangkan oleh Satreskrim Polresta Sidoarjo yang dipimpin Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo.

"Dua pelaku dijerat Pasal 2 ayat (1) Undang-undang Darurat No. 12 tahun 1951. Dengan ancaman 10 tahun penjara," pungkasnya.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.