Jumat, 19 Jun 2026 14:16 WIB

Santri di Bangkalan Tewas Dianiaya Senior, Polisi Tetapkan 9 Tersangka

Polres Bangkalan telah menetapkan sembilan tersangka atas kasus penganiayaan yang menyebabkan santri tewas. (foto: Mat Hilmi for jatimnow.com)
Polres Bangkalan telah menetapkan sembilan tersangka atas kasus penganiayaan yang menyebabkan santri tewas. (foto: Mat Hilmi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Penganiayaan terhadap santri yang terjadi di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Geger, Bangkalan mulai terungkap. Polisi telah menetapkan sembilan tersangka yang mengakibatkan korban berinisial BT (16), warga Kecamatan Klampis, tewas dalam penganiayaan itu.

Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono menjelaskan para pelaku merupakan santri senior di ponpes tersebut. Dari sembila pelaku, terdapat empat anak di bawah umur yang terlibat penganiayaan dan pengeroyokan.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

"Semua pelaku merupakan santri ponpes yang terdiri dari lima orang dewasa dan empat anak berhadapan dengan hukum," katanya, Senin (13/3/2023).

Wiwit juga mengatakan semua pelaku memiliki peran dalam penganiayaan tersebut. Ia menjelaskan jika para terduga pelaku melakukan penganiayaan hingga korban tak sadarkan diri.

"Semua memiliki peran dan ikut menganiaya korban hingga korban meninggal dunia," tambahnya.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Diketahui, para pelaku terdiri atas NH (19) asal Kecamatan Geger, GA (19) dari Kecamatan Arosbaya, UB (20) dari Kecamatan Sepulu, AZ (17) asal Kecamatan Geger, RR (17) warga Kecamatan Arosbaya, RM (17) asal Kecamatan Arosbaya, ZA (20) warga Kecamatan Sepulu, W (17) dan ZN (19) asal Kecamatan Geger.

Ia menjelaskan, aksi penganiayaan itu bermula saat korban dituduh mengambil barang milik santri lain. Hal itu membuat para seniornya marah hingga korban dianiaya sampai meninggal.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

"Kami masih terus dalami kasus ini, dan masih ada potensi penambahan pelaku lain," imbuhnya.

Hingga saat ini, sudah 34 orang diperiksa sebagai saksi atas kasus penganiayaan yang menyebabkan BT meninggal. Polisi juga terus melakukan pendalaman untuk mengungkap para pelaku yang terlibat.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.