Senin, 22 Jun 2026 12:35 WIB

Inovasi Teluk Lamong, Sistem Best Pick Percepat Delivery dan Pangkas Shifting

Aktivitas bongkar muat petikemas di Terminal Teluk Lamong (Foto: TTL for jatimnow.com)
Aktivitas bongkar muat petikemas di Terminal Teluk Lamong (Foto: TTL for jatimnow.com)

jatimnow.com - Terminal Teluk Lamong (TTL) terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan pengeluaran (delivery) peti kemas empty, dan meminimalkan proses pemindahan (shifting) peti kemas.

Inovasi kali ini diberi nama sistem 'Best Pick'. Tujuannya untuk meningkatkan efisiensi pada utilisasi peralatan bongkar muat.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Inovasi ini digagas karena pola pengeluaran (delivery) peti kemas empty di Terminal Teluk Lamong terlalu lama karena harus harus mengambil peti kemas berdasarkan nomor.

Sehingga, alat bongkar muat empty handler (EH) terkadang harus melakukan pemindahan (shifting) peti kemas terlebih dahulu, untuk mengambil peti kemas sesuai order, sehingga membuat waktu pelayanan lebih lama.

"Sistem Best Pick adalah sistem pengambilan peti kemas empty berdasarkan lokasi terdekat dan termudah yang dapat dijangkau EH sehingga akan mengurangi shifting peti kemas dan mempercepat waktu pelayanan delivery peti kemas empty di terminal," operation Senior Manager PT Terminal Teluk Lamong, Anang Januriandoko, dalam keterangan resminya, Senin (13/3/2023).

Baca Juga: Ketika Riset Menjadi Administrasi, Negara Kehilangan Senjata

Dengan sistem baru ini, pengambilan peti kemas empty tidak lagi berdasarkan nomor peti kemas. Namun berdasarkan lokasi penumpukan peti kemas yang terdekat dan termudah dijangkau EH.

Mekanismenya pun cukup mudah, pelayaran (shipping line) cukup mengirimkan dokumen data peti kemas bongkar dari kapal (baplie discharge) yang dilengkapi dengan informasi grading/klasifikasi peti kemas, misal peti kemas food grade dan peti kemas non food grade.

Nantinya terminal akan mengalokasikan perencanaan penumpukan peti kemas dilapangan sesuai dengan grading/klasifikasi yang ada dalam baplie discharge.

Baca Juga: Kacamata AI RunSight Karya Mahasiswa UI Tembus 10 Besar Inovasi Global

Dengan adanya sistem ini, relasi dapat melakukan pengambilan langsung di Terminal Teluk lamong tanpa harus dilakukan relokasi ke depo oleh perusahaan pelayaran.

Sistem ini juga dapat membantu pelayaran untuk memonitor peti kemas yang telah diambil oleh relasi masing-masing melalui dashboard monitoring yang tersedia dalam sistem tersebut.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.

Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis

Implementasi program nasional tersebut ke depan tetap memerlukan pembenahan yang matang di tingkat daerah maupun pusat.

Aksi Basuh Kaki Orang Tua, Pramuka Sukolilo Surabaya Pecahkan Rekor MURI

1.352 Pramuka Sukolilo dilantik sebagai Pramuka Garuda dan memecahkan dua Rekor MURI melalui aksi pembasuhan kaki orang tua dan semafor massal.