Rabu, 17 Jun 2026 10:22 WIB

Mengingat Lagi Ucapan Kapolres Mojokerto Kota yang Bakal Sikat Perusuh

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Wiwit Adisatria (Foto: Dok. jatimnow.com)
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Wiwit Adisatria (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Kapolres Mojokerto Kota AKBP Wiwit Adisatria pernah melontarkan pernyataan keras bahwa siapapun, orang atau gerombolan yang bikin rusuh di Kota Onde-onde bakal disikat.

Hal itu diungkapkan Wiwit saat ngopi bersama Forkopimda Kota Mojokerto bersama awak media di Pendopo Sabha Krida Tama (Rumah Rakyat) pada 19 Januari 2023 lalu.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Jangan main-main di Kota Mojokerto. Kalau sampai bikin rusuh akan saya sikat dan tidak pandang bulu," tegas Wiwit saat itu.

Bahkan saat itu Polres Mojokerto Kota telah menahan 6 orang terkait aksi onar.

"Karena pelaku masih pelajar, tidak kita tahan. Tapi proses tetap berlanjut. Kalau saya tahan, mereka nanti akan jadi apa, SKCK tidak bisa keluar," jelasnya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Baca juga: Jangan Coba-coba Bikin Rusuh Kota Mojokerto, Kapolres: Saya Sikat!

Seperti diketahui, beberapa hari lalu massa pesilat menggeruduk Mapolres Mojokerto Kota menuntut polisi segera mengungkap kasus penganiayaan yang dialami rekan mereka di Kecamatan Gedeg, Jetis, Kemlagi dan Dawarblandong.

Setelah membubarkan diri, massa pesilat melakukan penyerangan terhadap pesilat dari perguruan lain yang memberikan salam persaudaraan di Gang Sinoman V, Kelurahan Miji, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Gang Sinoman V merupakan pemukiman padat penduduk. Akibat peristiwa itu, ada 5 orang menjadi korban.

Tiga orang yang mengaku sebagai korban penyerangan massa pesilat di sana juga sudah melapor ke polisi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.