Kamis, 18 Jun 2026 04:59 WIB

Santri di Bangkalan Tewas Dianiaya Senior, Pihak Ponpes Beri Klarifikasi

ilustrasi; Rangga Sigit/jatimnow.com.
ilustrasi; Rangga Sigit/jatimnow.com.

jatimnow.com - Pondok Pesantren Darul Ittihad, yang beralamat di Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan angkat bicara, terkait dugaan pengeroyokan hingga menyebabkan salah satu santrinya tewas.

Direktur Pondok Pesantren Darul Ittihad, Lora Malik membenarkan  pengeroyokan di pondoknya. Namun ia menolak membeber kronologi aksi penganiayaan, dengan alasan tidak mengetahui.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

"Detailnya saya tidak tau, saya baru dapat info setelah korban hendak dibawa ke puskesmas," jelasnya, Sabtu (11/3/2023).

Ia mengatakan, sebelum peristiwa yang menewaskan santri dengan inisial BT (16), korban sempat dibawa ke pengasuh pondok untuk dimintai klarifikasi. Korban diduga melakukan pencurian di lingkungan ponpes.

Namun, selama dua hari dilakukan pemeriksaan, korban tidak mengakui tuduhan tersebut.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

"Hari ketiga, korban ditanya lagi. Dan di hari itu juga, di luar sepengetahuan kami ternyata korban dianiaya," jelasnya.

Pria yang akrab disapa Ra Malik ini juga tidak membantah adanya isu penganiayaan yang dilakukan selama tiga hari. Meski begitu, dirinya juga tak membenarkan adanya aksi tersebut.

"Kalau katanya dianiaya tiga hari itu saya tidak tahu. Kami, pihak pondok baru tahu pada hari ketiga (7/3/2023)," imbuhnya.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Ia juga menegaskan, tidak pernah menerapkan hukuman fisik pada seluruh santrinya. Selain itu, jika santri melakukan perbuatan di luar batas, pihaknya akan mengembalikan santri pada orang tua masing-masing.

"Kami menerapkan sanksi berbentuk pendidikan. Misalnya disuruh mengaji dan hafalan. Jika memang sudah kelewat batas, maka kami kembalikan ke orang tua. Jadi tidak ada hukuman fisik di pondok kami," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.