Rabu, 17 Jun 2026 06:04 WIB

Alhamdulillah! Petani Jombang Panen Raya Usai Menanti Dua Tahun

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat panen raya padi di Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat panen raya padi di Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Petani Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang sudah dua tahun mengalami gagal panen. Salah satu penyebnya adalah serangan hama tikus.

Namun pada musim panen tahun ini, petani Desa Carangrejo full senyum, lantaran bisa menikmati panen raya padi.

Baca Juga: Ratusan Hektare Lahan Padi dan Jagung di Jember Diserang Hama Tikus

Kepala Dinas Pertanian Jombang, M. Rony menjelaskan, target panen padi tahun ini sekitar 40.024 hektar. Dari luas lahan itu, petani sanggup menghasilkan 75.000 ton padi, dalam kurun waktu empat bulan.

"Untuk provitas ubinan (sampel lahan pertanian) kita kemarin mencapai 8,4 ton gabah kering panen. Ya, setiap hektarnya sampel ubinan segitu hasilnya," ungkapnya, Sabtu (11/3/2023)

Sedangkan, target sampel ubinan dari Dinas Pertanian Jawa Timur, berkisar di angka 6,22 ton gabah kering giling.

"Jumlah ini otomatis akan memenuhi target panen raya padi di Jatim," paparnya.

Ia mengatakan, jika dibandingkan dengan panen raya padi pada tahun sebelumnya, angka ini mengalami kenaikan, di kisaran 20 persen.

Baca Juga: Pakar Ungkap Bahaya El Nino Godzilla 2026 dan Langkah Mitigasinya

Dijelaskan sebelumnya jika petani di Desa Carangrejo ini selama dua tahun gagal panen, akibat serangan hama tikus. Sejauh ini tikus tersebut sulit dimusnahkan.

Namun demikian, Pemkab Jombang telah bekerja sama dengan semnua pihak yang meliputi petani, TNI, Polri dan steakholder terkait.

"Kata kuncinya kemarin mengendalikan hama tikus ini adalah kebersamaan. Kebersamaan dari dua desa ditambah seluruh aparat dari kepolisian, TNI, anak sekolah semuanya terlibat. Termasuk dari perusahaan-perusahaan seperti MHI, ini terlibat langsung," paparnya.

Selain itu ia mengaku saat ini harga gabah kering panen, juga mengalami peningkatan. Menurutnya, harga GKP mengikuti harga pasar, dengan combin mencapai Rp 5.400.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Sementara itu, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab mengatakan masyarakat khususnya petani di Jombang mulai melakukan panen raya padi.

"Tahun ini masyarakat banyak yang menikmati panen raya padi. Dan hari ini di Desa Carangrejo. Petani Desa Carangrejo sudah dua tahun tidak panen, sekarang baru panen raya padi, ya ini ada peningkatan," paparnya.

Kegiatan panen raya di Desa Carangrejo ini merupakan agenda panen raya padi Nusantara dengan presiden. Ia menjelaskan jika Presiden Joko Widodo tengah mengikuti panen raya di Ngawi.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.