Minggu, 21 Jun 2026 03:01 WIB

Pak Polisi Tolong! Empat Truk di Jombang Jadi Korban Lempar Batu

Salah satu truk yang jadi korban lempar batu di jembatan Ploso Jombang. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Salah satu truk yang jadi korban lempar batu di jembatan Ploso Jombang. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi meresahkan dialami pengemudi truk di Kabupaten Jombang, pada Jumat (10/3/2023), sekitar pukul 19.00 WIB. Beberapa truk yang melintas kawasan Ploso menjadi korban teror lempar batu yang diduga dilakukan pengendara sepeda motor.

Peristiwa pelemparan batu ini terjadi di Jalan Raya Ploso, Jombang. Akibat peristiwa itu, empat truk mengalami kerusakan parah pada bagian kaca depan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Purwanto (43), sopir truk bermuatan ayam yang menjadi korban pelemparan batu mengaku resah dengan peristiwa yang menimpanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan awalnya perjalanan truk muatan ayam tiga ton dari Pasuruan tujuan Boyolali Jawa Tengah itu, berjalan lancar.

Namun setibanya di lokasi kejadian, ia berpapasan dengan dua laki-laki berboncengan mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba pengendara motor itu melempar batu ke arah depan truk.

"Ada sepeda motor berpapasan berboncengan, tiba-tiba melempar batu ke arah kendaraan, tepat di depan kemudi," ungkapnya.

Truk yang melintas di jembatan Ploso, Jombang memiliuh berhenti lantaran menjadi aksi terror lempar batu. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)Truk yang melintas di jembatan Ploso, Jombang memiliuh berhenti lantaran menjadi aksi terror lempar batu. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Usai terkena lemparan batu, ia mengaku kaca bagian depan truk pecah. Sehingga ia harus menghentikan perjalanan ke Boyolali.

Sebetulnya, lanjut Purwanto, ada korban lain dari aksi lempar batu ini. Setidaknya dua kendaraan di belakangnya juga mengalami hal serupa.

"Bukan hanya saya yang kena lempar, di belakang saya ada mobil box, juga kena. Di depan saya dump truk. Kalau ga salah ada sempat kendaraan yang menjadi korban pelemparan," jelasnya.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Setelah mengalami peristiwa ini, Purwanto memilih tidak melapor ke polisi. Alasannya, ia takut laporannya tidak mendapat respons dari kepolisian.

"Kita sebenarnya mau ke polsek, tapi takutnya gak ada respons. Jadi hanya bisa bersedih, perjalanan ke Boyolali tertunda, karena kondisi kaca pecah, otomatis tidak bisa jalan," katanya.

Ia berharap agar aparat kepolisian setempat menjaga kondusivitas wilayah di daerah Ploso dan sekitarnya. Sehingga peristiwa yang ia alami tidak dialami sopir truk lainnya yang melintasi jalan yang sama.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.