Minggu, 14 Jun 2026 17:18 WIB

3 Kakek Perkosa Siswi di Banyuwangi, Diberi Duit Usai Beraksi

foto: ilustrasi jatimnow.com.
foto: ilustrasi jatimnow.com.

jatimnow.com - Dugaan pemerkosaan yang dilakukan tiga laki-laki asal Muncar, Banyuwangi mulai terkuak. Pihak Polsek Muncar telah melakukan pemeriksaan terhadap salah satu pelaku yang sudah ditangkap.

Kapolsek Muncar, Kompol Ali Imron menyebut jika pelaku kerap memberi iming-iming usai melakukan perbuatan asusila terhadap korban berinisial (NA). Sementra nominal yang diberikan pelaku bervariatif.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Ada yang memberi Rp50.000 setelah diajak hubungan badan layaknya suami istri," ujar Kapolsek Muncar, Ali Imron.

Mengingat kondisi NA adalah gadis dengan keterbelakangan mental, Imron mengatakan korban bersedia disetubuhi ketiga pelaku. Tak sekali, korban disetubuhi puluhan kali.

"Paling banyak dilakukan di rumah pelaku (KTM). Selanjutnya di sebuah gubuk sawah juga pernah. Semua titik sudah kita lakukan olah TKP," sambungnya.

Imron menambahkan jika tindakan asusila itu dilakukan pada periode Mei 2022 hingga Januari 2023 sebanyak sepuluh kali di wilayah Muncar.

Aksi bejat ketiga pelaku baru terendus oleh tetangganya ketika melihat perubahan fisik pada korban pada Kamis, 17 Februari lalu. Sang tetangga kemudian bertanya kepada korban.

Baca Juga: Pasha ABK Center Gresik Luncurkan Full Day Therapy

"Saat itu saksi bertanya kepada korban, apakah tengah hamil karena bentuk tubuhnya seperti orang hamil dan sempat membuka baju korban hingga melihat perutnya telah membesar. Namun korban menyangkal dan tak mau mengaku," terang Imron.

Saksi sekaligus tetangga lalu mendesak korban untuk mengaku. Namun, korban tetap mengelak. Hingga akhirnya saksi melakukan tes kehamilan pada korban.

"Saat dilakukan pengujian itulah muncul garis dua yang menandakan korban benar hamil," jelasnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Merasa terdesak, korban mengaku jika bayi yang dikandungnya hasil pembuatan bejat ketiga pelaku.

Mendapat laporan ini membuat ibu kandungnya tidak terima dan meminta polisi segera menangkap ketiga pelaku. Namun, dua pelaku lainnya memilih kabur dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Kita sudah mengamankan satu pelaku berinisial KTM. Dua pelaku lainnya bestatus DPO, dan masih diburu," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.