Jumat, 19 Jun 2026 09:36 WIB

Pemkab Ponorogo Minta Bank Restrukturisasi Kredit Warga Terdampak Tanah Retak

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo membantu warga terdampak tanah retak.

Kali ini pemkab meminta pihak perbankan untuk melakukan restrukturisasi kredit bagi warga terdampak di Desa Tumpuk, Kecamatan Sawoo.

Baca Juga: BTN Gandeng UNAIR, Perkuat Literasi Finansial dan Ekosistem Kampus Digital

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko (Kang Giri) menjelaskan bahwa tanah retak merupakan bencana. Warga terdampak yang mempunyai pinjaman direstrukturisasi pinjamannya di bank.

"Agar ada masa tenggat bencana tanah retak tidak diganggu oleh pinjaman perbankan," ujar Kang Giri, Selasa (7/3/2023).

Dia menilai saat ini secara psikis warga terdampak sedang sedih, sehingga tidak mungkin untuk mengangsur pinjaman.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

"Makan aja bagi warga terdampak itu susah. Saya minta semua perbankan yang kebetulan mempunyai nasabah kredit warga terdampak untuk melakukan restrukturisasi," tegas Kang Giri.

Dia menyebut, restrukturisasi itu diperbolehkan oleh aturan. Waktu restrukturisasi cukup satu tahun. Karna enam bulan selesai untuk penempatan hunian sementara, sehingga warga terdampak sudah bisa bekerja.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Barangkali waktu 6 bulan saat bekerja warga terdampak bisa berpikir mencari solusi utang. Model relaksasi ini, seperti yang diberikan kepada para peternak yang terdampak Penyakit Kuku dan Mulut (PMK)," papar dia.

Bencana tanah retak di Dukuh Sumber, Desa Tumpuk, Kecamatan Sawoo itu membuat 43 kepala keluarga (KK) berisi 139 jiwa diungsikan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.