Jumat, 19 Jun 2026 09:39 WIB

Berangkatkan Santri ke Kairo, Sadad: Kembalilah sebagai Pejuang Tangguh

Anwar Sadad bersama Gubernur Khofifah saat memberangkatkan 30 santri dari Grahadi (Foto: Fad for jatimnow.com)
Anwar Sadad bersama Gubernur Khofifah saat memberangkatkan 30 santri dari Grahadi (Foto: Fad for jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad mengapresiasi program Beasiswa Santri Pondok Pesantren (BSPP) milik Pemprov Jatim. Diketahui, dari 400 pendaftar, 300 santri dinyatakan lolos dan berangkat untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar, di Kairo, Mesir.

"Diharapkan mereka bisa menambah wawasannya, khazanah pemikirannya, dan kembali pulang ke Indonesia. Selamat jalan, kembalilah ke tanah air, dan menjadi pejuang-pejuang yang tangguh," tegas Gus Sadad, sapaan akrabnya, Senin (6/3/2023) malam.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

Kepada santri-santri itu, keluarga Ponpes Sidogiri itu berpesan agar sungguh-sungguh dalam belajar dan menimba ilmu sebanyak-banyaknya, agar bisa ditelurkan ke madrasah-madrasah di Jawa Timur.

"Terutama Islam yang moderat, washotiyah, yang merupakan kode genetika Islam di Indonesia yang bisa beradaptasi dengan budaya, kearifan lokal," imbuh Gus Sadad.

"Saya berpesan, gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya belajar yang rajin, baca buku, buka cakrawala, dengan senior, atau guru besar disana, dan menulislah pikiran-pikiran yang bisa memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa ini," sambung dia.

Baca Juga: Jalin Kerja Sama dengan Persid Jember, UIN KHAS Sediakan Beasiswa untuk Pemain

Diakuinya, beasiswa santri untuk belajar keluar negeri baru dilakukan oleh Pemprov Jatim. Sehingga, perlu adanya supporting system untuk mengupayakan anggaran tersebut bisa bertambah setiap tahun.

Ketua DPD Gerindra Jatim itu juga mengaku bangga, karena pendidikan berbasis pesantren di Jawa Timur berada pada garis yang sama dengan pendidikan yang lain, alias tidak ada penganak tirian.

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

"Kedepan juga harus semakin baik, semakin tegas, harapannya dari Pondok Pesantren lahir para pemikir, para tokoh intelektual, yang bisa berkontribusi bagi bangsa ini," katanya.

"Saya sebagai orang yang merasa dibesarkan, dididik, dalam tradisi akademik pondok pesantren terutama di madrasah diniyah, cukup berbangga hati kepada adek-adek atau anak-anak saya yang besok akan berangkat ke Al-Azhar, karena tidak semua orang punya kesempatan seperti itu," tandas alumnus UIN Sunan Ampel Surabaya itu.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.