Sabtu, 20 Jun 2026 10:52 WIB

Puluhan Pencari Ikan Terjebak di Sungai Brantas Tulungagung Berhasil Dievakuasi

Polisi membantu evakuasi pencari ikan yang terjebak banjir. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Polisi membantu evakuasi pencari ikan yang terjebak banjir. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Setelah menunggu hingga 5 jam, para pencari ikan di Tulungagung yang terjebak di tengah aliran Sungai Brantas berhasil dievakuasi.

Proses evakuasi ini membutuhkan waktu lama karena menunggu ketinggian air sungai surut. Setelah surut pencari ikan ini dengan dipandu oleh warga setempat berhasil menyeberangi sungai.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kapolsek Sumbergempol, AKP Guruh Yudhi Setiawan mengatakan total terdapat 71 pencari ikan yang berhasil dievakuasi. Mereka terjebak di dua lokasi di wilayah Desa Sambirobyong dan Bukur.

Pencari ikan ini mayoritas berasal dari luar kecamatan. Mereka mencari ikan saat pintu Bendungan Lodoyo dan Wlingi dibuka untuk keperluan flushing.

"Di Desa Sambirobyong yang terjebak ada 61 orang dan di Desa Bukur ada 10 orang, mereka semua sudah kita evakuasi," ujarnya, Senin (6/3/2023) malam.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Kondisi para pencari ikan ini dalam keadaan sehat saat dievakuasi. Beberapa diantaranya mengalami dehidrasi ringan karena terlalu lama terjebak di tengah sungai. Mereka tidak dapat kembali ke tepi sungai sejak sore hari.

"Beberapa diantaranya ada yang dehidrasi mungkin karena terlalu lama terjebak di tengah sungai, secara umum kondisi nya sehat semua," tuturnya.

Berdasarakan pantauan lapangan, masih banyak warga yang datang ke sungai untuk mencari ikan. Polisi sendiri tetap disiagakan untuk memantau kondisi dan situasi di sepanjang aliran sungai Brantas. Warga juga diimbau untuk berhati-hati saat mencari ikan. Jika kondisinya tidak memungkinkan mereka diminta segera menepi.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Ini terus kita lakukan pemantauan karena masih banyak warga yang mencari ikan," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.