Kamis, 18 Jun 2026 17:54 WIB

Belasan Pencari Ikan Terjebak di Tengah Sungai Brantas Tulungagung

Belasan pencari ikan terjebak di Sungai Brantas. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Belasan pencari ikan terjebak di Sungai Brantas. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Belasan pencari ikan terjebak di tengah delta Sungai Brantas wilayah Tulungagung. Hal ini terjadi saat mereka menunggu flushing (pengurasan) Bendungan Wlingi Raya dan Lodoyo Blitar. Korban yang dikabarkan 15 orang itu tidak bisa menepi karena debit air cukup deras.

Sejumlah petugas dari kepolisian dan TNI saat ini telah bersiaga di tepi sungai untuk memberikan bantuan ke mereka.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Awalnya sungai dangkal namun sekitar pukul 4 sore air dari DAM datang dan ketinggiannya bertambah sehingga mereka terjebak, " ujar salah seorang saksi, Wawan, Senin (6/3/2023).

Sementara itu Kapolsek Sumbergempol, AKP Guruh Yudhi Setiawan mengaku menerima laporan belasan pencari ikan yang terjebak di tengah sungai. Pencari ikan ini terjebak di wilayah Desa Sambirobyong dan Bukur.

Saat ini polisi masih berkoordinasi dengan Basarnas untuk mengevakuasi para pencari ikan.

"Ini masih menunggu dari Basarnas," pungkasnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Dari informasi yang dihimpun para korban terjebak di delta sisi barat Jembatan Ngujang 2 sejak siang tadi. Sebelum terjebak, kondisinya memang belum terisi air. Saat sedang dilakukan upaya penyelamatan terhadap para korban.

"Namun tiba-tiba airnya deras. Barat jembatan itu kan sungainya terbelah jadi dua. Mereka ke situ saat sebelah selatan itu belum terisi air," terang Kepala Desa Bukur, Juni, Senin (6/3/2023).

Ditegaskan, dari belasan orang tersebut beberapa diantaranya adalah anak-anak. Hal ini membuat mereka tidak bisa berenang untuk menyebarangi sungai. Pemerintah desa telah meminta bantuan pihak kepolisian untuk mendatangkan tim SAR guna mengevakuasi warga yang terjebak.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Untuk airnya ya lumayan deras, bahaya kalau menyeberang, harus pakai perahu," tegas dia.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.