Sabtu, 13 Jun 2026 07:53 WIB

Ratusan Emak-emak Ngaku Tertipu Miliaran Rupiah karena Tergiur Arisan Indeks

Atik ketika menunjukkan chat dalam grup arisan indeks yang dibuat M. (Foto Eko Purwanto/jatimnow.com)
Atik ketika menunjukkan chat dalam grup arisan indeks yang dibuat M. (Foto Eko Purwanto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan emak-emak mengaku tertipu arisan indeks yang dijalankan salah satu warga Banyuwangi berinisial M (30). Total kerugian terbilang fantastis, yakni senilai lebih dari Rp1,2 miliar.

Jumlah itu diakumulasikan dari seratusan orang lebih yang mengaku sebagai nasabah. Dengan besaran uang setoran yang bervariatif.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Atik (31), nasabah asal Dusun Gunungsari, Desa/Kecamatan Bangorejo, mengaku mengalami kerugian hingga Rp34 juta. Jumlah itu merupakan total dari uang setoran dan laba yang dijanjikan.

"Itu plus uang keuntungan yang dijanjikan. Dan sisanya merupakan akumulasi setoran per bulan. Dan saya ikut lebih dari satu arisan indeks," katanya kepada jatimnow.com saat ditemui di kediamannya, Senin (6/3/2023).

Menurut Atik, ia bersama dengan ratusan nasabah lainnya mulai merasakan janggal ketika M, tiba-tiba memutus jalur komunikasi. Kebetulan, semua nasabah dibuatkan grup WhatsApp berisikan seluruh nasabah.

"Saat saya tanya bersama teman nasabah lain. Yang bersangkutan sudah tidak aktif. Dan akun medsosnya dimatikan," ungkapnya.

Padahal, di tanggal 12 Maret nanti, Atik bersama ratusan nasabah lainnya akan menerima arisan indeks beserta laba yang dijanjikan. Dengan besaran yang bervariatif tergantung slot arisan yang diikuti.

"Banyak ya, ada yang Rp5 juta, Rp10 juta Rp20 juta. Bahkan dengar-dengar ada yang sampai Rp100 juta. Kemungkinan bisa bertambah mas (nasabah) yang tertipu," ujarnya.

"Ini buatkan grup nasabah baru yang senasib (merasa tertipu)," tambahnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Usaha menagih haknya tak sampai dis itu, Atik bersama beberapa teman nasabah mencoba mendatangi rumah M. Namun, ketika sampai, kondisi rumah sudah terkunci rapat. Dan tak ada seorang pun yang tinggal.

"Kita datangi rumahnya. Ternyata, sudah pergi pada Sabtu (4/3) malam. Dan sudah tak bisa ditelepon ataupun di-WA lagi," ungkapnya.

Senasib, Nanik (45), ibu kandung Atik juga mengaku tertipu. Berbeda, ia mengikuti dua arisan yang berbeda. Yakni arisan indeks dan tabungan hari raya.

"Ikut tabungan hari raya. Nanti dijanjikan dapat daging sapi dan sembako. Ternyata tau orangnya kabur ya pasrah sekarang," ujarnya.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

Nanik pun tak menyangka jika dirinya terancam tak dapatkan haknya kembali. Padahal, sebelumnya selalu diberikan hak dan keuntungan dari M.

"Kaget. Sudah lima tahun ikut arisan. Ya ditotal sampailah kalau Rp10 juta," ungkapnya.

Dari data yang dihimpun melalui grup WA nasabah, tercatat 132 nasabah mengaku tertipu oleh arisan indeks yang dimotori M.

Jumlah itu pun berpotensi akan bertambah mengingat nasabah M berasal dari Banyuwangi dan luar daerah. Beberapa nasabah mulai membuaf laporan ke pihak berwajib.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.