Jumat, 19 Jun 2026 12:12 WIB

Kondisi Terkini Bayi Hidrosefalus di Lamongan Usai 6 Kali Operasi

Diandra Putra Nur Ardianzah, bayi pengidap hidrosefalus asal Lamongan (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Diandra Putra Nur Ardianzah, bayi pengidap hidrosefalus asal Lamongan (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bayi laki-laki pengidap hidrosefalus asal Dusun Pambon, Desa Brengkok, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan belum menunjukkan tanda-tanda kesembuhan, meski telah menjalani 6 kali operasi.

Bayi malang bernama Diandra Putra Nur Ardianzah tersebut masih harus menjalani rawat jalan di RSU dr. Soetomo Surabaya.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Diandra sudah 6 kali menjalani operasi di dua rumah sakit berbeda, setelah sebelumnya di RSUD dr. Soegiri Lamongan.

Bayi yang kini genap berusia 10 bulan itu harus terus berjuang melawan penyakitnya. Pembengkakan pada kepalanya masih terjadi. Operasi berkali-kali yang dijalani belum membawakan kabar baik untuk kesehatannya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Sebelumnya Diandra didiagnosa radang paru-paru, tapi vonis dokter di RSU dr. Soetomo menyatakan hidrosefalus. Enam kali sudah adik dioperasi," ungkap sang ibu, Desi, Senin (6/3/2023).

Desi mengaku tidak tega kala melihat tubuh anaknya dipenuhi jahit hingga sayatan akibat sejumlah operasi yang dijalani. Meski begitu, ia dan keluarga tak patah arang dan tetap menaruh harapan kepada kesembuhan putranya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Desi mengabarkan, dalam kurun waktu sebulan, Diandra harus menjalani dua kali operasi pada 24 Februari dan 1 Maret 2023 lalu.

"Dua operasi terakhir, penarikan selang sebelah kanan dan konektor yang di perut juga mengganti selang yang sebelah kiri. Juga membuat tampungan cairan baru di atas kepala sebelah kanan. Selanjutnya pada Maret operasi revisi selang di atas ubun-ubun juga selang sebelah kiri (pompa) yang tidak berfungsi," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.