Jumat, 19 Jun 2026 20:25 WIB

Sungai Bengawan Solo Meluap Genangi Sejumlah Perkampungan di Bojonegoro

Sejumlah anak anak terlihat asik bermain air di lapangan yang terendam luapan air Sungai Bengawan Solo Bojonegoro (Foto-foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Sejumlah anak anak terlihat asik bermain air di lapangan yang terendam luapan air Sungai Bengawan Solo Bojonegoro (Foto-foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Perkampungan di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo Bojonegoro mulai digenangi air luapan sungai yang berstatus siaga merah itu.

Dari pantauan di lokasi, air sudah mulai naik ke jalan perkampungan dan membajiri lapangan di Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan/Kota Bojonegoro.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Terlihat sejumlah anak-anak bermain air di sekitar lapangan kampung setempat.

Salah satu warga, Heri mengatakan, air mulai naik sejak pagi tadi dan terus meningkat hingga menggenangi jalan dan pekarangan rumah warga yang dekat dengan bantaran sungai.

"Kelihatannya masih terus naik, cuma sampai di jalan dan di sekitar pekarangan rumah warga yang lokasinya rendah dan pas di samping sungai. Namun melihat cuaca yang dari tadi tidak ada tanda-tanda turun hujan, kemungkinan mudah-mudahan besok surut," ujar Heri ditemui sejumlah awak media, Jumat (3/3/2023).

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Tidak hanya di Kelurahan Ledok Kulon, luapan Sungai Bengawan Solo juga menggenangi ruas jalan, tempat indah dan sebagian pemukiman warga di Dusun Anting, Desa Piyak, Kecamatan Kanor.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Juga menggenangi kandang milik warga Desa Ngulanan, Kecamatan Dander, sehingga membuat warga terpaksa mengungsikan hewan ternaknya di atas tanggul.

Sementara tinggi muka air Sungai Bengawan Solo masih mengalami kenaikan dengan status siaga 3 atau siaga merah. Ketinggian air pada papan duga di Taman Bengawan Solo mencapai 14.36 pischal.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.