Jumat, 19 Jun 2026 04:50 WIB

Wabup Ponorogo Berangkatkan 45 Juru Masak ke Wilayah Gempa Lombok

  • Penulis :
  • | Senin, 13 Agu 2018 13:25 WIB
Upacara pemberangkatan relawan Ponorogo ke NTB
Upacara pemberangkatan relawan Ponorogo ke NTB

jatimnow.com - Kabupaten Ponorogo memberangkatkan sedikitnya 45 relawan juru masak dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) ke wilayah gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). 45 relawan juru masak ini diberangkatkan karena adanya permintaan dari pemerintah pusat.

Wakil Bupati Ponorogo, Soedjarno mengatakan, berdasar perintah Pemerintah pusat, bahwa ribuan pengungsi bencana gempa bumi di NTB masih kekurangan suplai makanan.

"Kami memang diminta oleh pemerintah pusat. Memang ribuan pengungsi kekurangan makanan"” kata Kepala Dinsos, Sumani kepada jatimnow.com, Senin (13/8/2018).



Ia menjelaskan, sementara pengiriman relawan juru masak sendiri dilakukan bertahap atau dibagi dalam beberapa shift. Sehingga nantinya relawan juru masak yang berada di NTB tidak kelelahan dalam melayani para pengungsi.

"Pengiriman 45 relawan teknisnya bertahap. Awalnya Cuma lima orang saja. Nanti berikutnya baru 5-10 orang dikirimkan lagi. Itu kondisional saja nanti," tegasnya.

Dipilihnya Tagana sebagai relawan tenaga juru masak, karena memang dianggap kelompok tersebut mumpuni di bidang dapur umum.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian



“Kalau Tagana khusus dapur umur. Relawan lain clusternya kesehatan, pendidikan dan lain-lain," uranya.

Sementara Wabup Ponorogo, Soedjarno, berpesan bagi yang diberangkatkan untuk tetap hati-hati.

"Saya berpesan bagi mereka yang berangkat tetap hati-hati. Keselamatan diri sendiri tetap yang utama," urainya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai



Ia menjelaskan, selain relawan, Tagana Ponorogo juga mengirimkan satu truk berisi material sembako. Termasuk pakaian anak sekolah dan tak lupa makanan khas Ponorogo sambel pecel.

"Selain itu kan kami kirimkan persoel. Tapi untuk juru masak. Karena memang Tagana sepsialis bantu di dapur umum. Kalau keseatan dan tenaga ada sendiri," pungkasnya.(ADV/rif)


Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.