Sabtu, 20 Jun 2026 14:09 WIB

Bikin Onar dan Lakukan Pengeroyokan di Tulungagung, Puluhan Pesilat Diringkus

Puluhan tersangka kasus kriminal, beberapa di antaranya adalah pesilat diamankan Satreskrim Polres Tulungagung (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Puluhan tersangka kasus kriminal, beberapa di antaranya adalah pesilat diamankan Satreskrim Polres Tulungagung (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan pesilat yang bikin onar dan terlibat pengeroyokan diringkus Tim Satreskrim Polres Tulungagung dalam kurun waktu dua bulan terkahir.

Terdapat 5 kasus melibatkan pesilat dari 35 kasus diungkap selama Januari dan Februari 2023. Dan dari 52 tersangka yang ditangkap, 10 di antaranya masih berusia di bawah umur.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Agung Kurnia Putra mengatakan, dari 35 kasus yang diungkap, pencurian dengan pemberatan mendominasi, yaitu dengan 12 kasus.

"Dalam dua bulan terakhir, kami ungkap lima kasus pengeroyokan yang melibatkan oknum anggota perguruan silat. Kasus ini mengalami peningkatan dibanding periode yang sama tahun lalu," jelas Agung, Jumat (3/3/2023).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Menurut Agung, dari 5 kasus pengeroyokan itu, ada 28 pesilat yang ditangkap. 10 di antaranya diketahui masih berusia di bawah umur dan berstatus pelajar. Meski terhadap 10 anak itu tidak dilakukan penahanan, tapi proses hukum akan tetap berjalan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti dinas sosial dan bapas, untuk menerapkan sistem peradilan anak dalam kasus ini. Jadi meski tersangka di bawah umur, proses hukum tetap berjalan," papar Alumni Akpol 2013 itu.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Selain itu, penyidik juga melakukan Restorasi Justice (RJ) terhadap 8 kasus. Kasus yang diselesaikan melalui menanisme RJ ini adalah kasus pencurian dan penganiayaan. RJ dilakukan setelah korban sudah memaafkan tersangka.

"Tapi kalau penganiayaan yang melibatkan oknum perguruan silat, tidak dapat kita lakukan RJ," tegas mantan Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya itu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.