Minggu, 07 Jun 2026 07:57 WIB

Pembibit Cabai Rawit Banjir Pesanan, Cuaca Ekstrem Landa Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Kamis, 02 Mar 2023 13:37 WIB
Muharrom (50) saat ditemui di usaha pembibitan benih cabai rawit miliknya di Dusun Curah Palung, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)
Muharrom (50) saat ditemui di usaha pembibitan benih cabai rawit miliknya di Dusun Curah Palung, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Perajin bibit cabai merasakan lonjakan pesanan saat Banyuwangi dilanda cuaca ekstrem belakangan ini. Cuaca ekstrem membuat tanaman cabai petani gagal tumbuh kembang.

Kegagalan tanam tanaman cabai itu justru berbuah berkah bagi para pembibit. Muharrom (50) misalnya, pembibit cabai asal Dusun Curah Palung, Desa Kradenan, Kecamaran Purwoharjo mengaku banjir orderan sepekan terakhir.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Pesanan mulai berjubel memenuhi buku pesanan miliknya. Tecatat, minggu ini saja dirinya mengaku menerima orderan hingga 25 ribu bibit cabai rawit.

"Mulai terasa sejak bulan Februari kemarin ya. Efek dari gagal tanam para pelanggan (petani cabai). Ini saja orderan sudah tembus 100.000 benih," tuturnya kepada jatimnow.com, Kamis (2/3/2023).

Untuk menyiasati kenaikan pesanan, Muharrom mengaku sampai menambah durasi kerja. Dirinya sampai menambah karyawan untuk bisa memenuhi pesanan para pelanggan.

"Ya ambil orang sekitar jadi karyawan dadakan. Dibantu sama istri yang biasa bantu-bantu di sini (gudang pembibitan)," ungkapnya.

Kondisi serupa turut dirasakan oleh Fendy (40) perajin benih cabai di Dusun Karanganyar, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu.

Sekata, ia mengatakan bila tingginya permintaan salah satunya imbas dari banyaknya tanaman cabai milik petani yang mati di usia dini. Hal itu membuat petani cabai tanam kembali dengan benih baru.

"Banyak yang mati kena air hujan. Petani order lagi buat tambal sulam," ujarnya.

Baca Juga: PMI Surabaya Latih Relawan Antisipasi Hantavirus dan Wabah

Randy menyebut peningkatan penjualan sudah terjadi beberapa bulan kebelakang. Bahkan di tahun ini peningkatan penjualan melonjak tajam hingga lebih dari 100 persen.

"Tahun ini jadi yang tertinggi sepanjang jualan benih cabai. Covid-19 mulai reda juga langsung menanjak penjualannya," ujarnya.

Dalam sehari, masih kata Randy, dirinya bisa menjual ribuan benih cabai. Baik kualitas biasa sampai super. Ia pun memberikan layanan pesan antar untuk pembelian benih cabainya.

"Tinggal tambah ongkir jika kepingin dikirim," imbuhnya.

Menurut Randy, pesanan paling banyak berasal dari Banyuwangi sebelah barat. Seperti wilayah Kalibaru, Glenmore.

Baca Juga: Cuaca Probolinggo Panas dan Lembap, BPBD Ingatkan Dampak Kemarau Panjang

"Rata-rata 3000 benih sehari. Paling banyak pesanan dari Banyuwangi bagian barat," ujarnya.

Untuk benih kualitas wahid, satu benih cabai dibanderol Rp200. Sedangkan benih kualitas premium dijual antara Rp100 hingga Rp150.

"Tergantung kualitas. Setiap benih beda harganya," tandasnya.

Reporter: Eko Purwanto

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.