Jumat, 19 Jun 2026 20:37 WIB

Lepas Kendali, Kuda Wisata di Blitar Seret Penunggang Hingga Tewas

  • Penulis : CF Glorian
  • | Senin, 13 Agu 2018 10:20 WIB
Korban saat hendak dievakuasi oleh petugas polisi
Korban saat hendak dievakuasi oleh petugas polisi

jatimnow.com - Kuda sewaan di Kompleks Wisata Hutan Pinus Gogoniti di Desa Kemirigede, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar mengamuk dan menewaskan satu wisatawan yang sedang menunggang.

Dia Rahmawati (19), warga Donomulyo, Kabupaten Malang tewas saat sedang asyik berkuda di Kompleks hutan tersebut .

Saat itu korban menyewa kuda wisata yang ada di sekitar lokasi. Kuda tersebut milik masyarakat yang disewakan bagi para wisatawan.

"Pekatik atau pawang kuda awalnya mendampingi, lalu kemudian korban meminta untuk melepaskan karena mengaku sudah terbiasa memelihara kuda di rumahnya," kata Kasatreskrim Polres Blitar AKP Rifaldy Hangga Putra, Senin (13/08/2018).

Awalnya semua biasa saja. Korban menunggangi kuda dan berjalan mengitari area wisata. Peristiwa itu dimulai ketika korban menurun bukit menuju parkir kuda. Secara mendadak kuda mengamuk dan berlari liar.

Pawang kuda yang melihat insiden ini kemudian berteriak pada korban untuk menarik tali kendali. Diduga terlanjur panik, Korban tak mendengar arahan pawang kuda.

Korban pun terpelanting ke kanan dan terseret di medan bebatuan sejauh 50 meter. Pawang kuda mencoba menghadang dan berusaha menggapai tali kendali, namun sang pawang juga terseret.

"Pekatik sempat berteriak 'pekak kendaline'. Kuda tetap mengamuk. Saat dihadang, Pekatik berusaha meraih tali kendali, namun kekuatan kuda yang berlari membuat sang pawang atau Pekatik ini terseret juga," kata dia.

Akibat insiden ini, Dia Rahmawati meninggal di lokasi kejadian. Tubuhnya berlumuran darah dan di bawa ke RSUD Ngudi Waluyo Kabupaten Blitar. Sementara sang pawang Menderita luka di beberapa bagian tubuhnya.

"Pihak keluarga juga tak mempermasalahkan. Diwakili sama kepala desa ya, Korban kemudian dibawa pulang untuk dibuktikan," pungkasnya.

Reporter: CF Glorian
Editor: Arif Ardianto


Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.