Senin, 15 Jun 2026 00:22 WIB

Pesan Wabup Jombang Sumrambah dalam Sedekah Desa di Wonosalam

Wakil Bupati Jombang, Sumrambah saat menghadiri acara sedekah Desa Wonokerto, Kecamatan Wonosalam (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Wakil Bupati Jombang, Sumrambah saat menghadiri acara sedekah Desa Wonokerto, Kecamatan Wonosalam (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil Bupati (Wabup) Jombang, Sumrambah mengikuti kegiatan sedekah desa atau bersih desa di Kecamatan Wonosalam, Selasa (28/2/2023).

Pada kegiatan bersih Desa Wonokerto ke-135 tersebut, Sumrambah menyampaikan pesan pada masyarakat Wonosalam, khususnya untuk warga desa.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Pesan itu disampaikan Sumrambah usai mengikuti doa bersama dan memakan tumpeng secara beramai-ramai dengan warga. Juga bersama Wakil Ketua DPRD Jombang, Arif Sutikno, dari fraksi Partai Golkar.

Sumrambah menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas guyub rukunnya warga Desa Wonokerto dalam mengikuti kegiatan sedekah desa.

"Tradisi ini sangat luar biasa. Membangun guyub rukun seperti ini tidaklah mudah. Kerukunan juga guyub rukunnya masyarakat kita ini harus dipertahankan," terangnya.

Sumrambah mengatakan bahwa untuk membangun suasana guyub rukun saat ini tidak mudah. Lantaran kebiasaan tersebut sudah mulai terkikis.

"Terlebih lagi dengan adanya sistem politik yang ada di negeri ini, mulai dari pilpres, pilgub, pilbup, pilkades rawan menimbulkan perpecahan dan gesekan di masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Untuk itu saya sangat bersyukur jika kerukunan, gotong royong masih terjaga di Desa Wonokerto. Nilai tradisi dan budaya inilah yang harus terus dibangun dan dipertahankan guna membangun Kabupaten Jombang ke depan, khususnya perekonomian Wonosalam," sambung Sumrambah.

Dia berharap masyarakat Jombang, khususnya Wonokerto, Wonosalam tetap guyub rukun, karena kondusifitas tetap harus terjaga meski akan memasuki tahun politik.

Sumrambah juga mendoakan Kecamatan Wonosalam ke depan dapat menjadi kawasan wisata yang maju dan masyarakatnya sejahtera.

"Semoga Wonosalam kedepan menjadi daerah yang makmur sejahtera, menjadi kawasan wisata yang maju. Akan tetapi syaratnya jangan mudah untuk menjual tanah. Sebab kalau 40 persen lahan di sini sudah milik orang luar Wonosalam, itu berarti kita akan membangunkan warga di luar Wonosalam," jelasnya.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

Sementara Kades Wonokerto, Khoirul Hadi mengaku bahwa kegiatan sedekah desa ini sudah menjadi tradisi. Dan tiap tahun dilaksanakan.

Karena, sambung Hadi, adat istiadat tiap tahunan adalah bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas nikmat yang diberikan, baik berupa nikmat sehat lahir batin, rezeki, juga hasil bumi, dan banyak hal.

"Semoga dengan niat baik kita bersama ini, seluruh warga masyarakat Desa Wonokerto Kecamatan Wonosalam diberikan perlindungan oleh Allah SWT. Dihindarkan dari segala mara bahaya dan bencana," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.