Selasa, 16 Jun 2026 21:37 WIB

Pemilik Pengolahan Limbah di Jombang Minta Polisi Tutup 9 Usaha Serupa

Mediasi warga dan pemilik pengolahan limbah slag aluminium di Dusun Meduran, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto di Polsek setempat. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Mediasi warga dan pemilik pengolahan limbah slag aluminium di Dusun Meduran, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto di Polsek setempat. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tempat usaha pengelolaan limbah slag aluminium di Dusun Meduran, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, ditutup. Usai warga mengadu ke aparat Polsek setempat.

Mohammad Irfan Efendi (43) pemilik usaha itu akhirnya menutup usahanya. Namun ia berharap pada pemerintah maupun aparat penegak hukum, agar 9 usaha pengolahan limbah slag aluminium di desa tersebut juga dilakukan penutupan.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Kalau pengusaha ada 9 orang. Dan semuanya pengolahan limbah alumunium menjadi aluminium batangan," ungkapnya, Senin (27/3/2023).

Ia mengaku usahanya sementara ini ditutup berhenti beraktivitas. Namun ia meminta agar usaha yang lain di Desa tersebut juga ditutup.

"Ya kalau saya tutup ya harus tutup semuanya," ujarnya.

Lebih lanjut pria yang dikenal dengan panggilan akrab Pendik ini mengaku selama ini usaha pengolahan limbah milik warga lainnya menjadi satu dengan usaha miliknya. Dalam satu perusahaan yakni PT Karya Bhakti Tiga Putra.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Semuanya jadi satu di satu PT Karya Bhakti Tiga Putra. Dan yang punya PT saya," jelasnya.

Ia mengaku saat ini perusahaan tersebut tengah berproses di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang. Dan ia menyebut sudah mengantongi izin lokasi usaha pengolahan limbah slag aluminium.

"Lagi proses, perizinan. Dan sudah pada tahap UKL UPL. Perizinan di DLH, dan sudah mendapatkan surat lokasi usaha, tata ruangnya sudah ada," pungkasnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Sementara itu, Miftahul Ulum kepala DLH Jombang, saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan secara jelas.

"Segera kami cek lapangan dulu mas biar obyektif," tulisnya melalui aplikasi WhatsApp.

Seperti diberitakan sebelumnya, belasan warga mendatangi Polsek Jogoroto, lantaran warga mengeluhkan bau menyengat usaha pengolahan limbah slag aluminium di Dusun Meduran, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.