Jumat, 19 Jun 2026 06:56 WIB

DPRD Ajak Pemkot Pikirkan Sisi Lain Revitasiliasi THR-TRS Surabaya

A Hermas Thony (Foto: IG @ah_thony)
A Hermas Thony (Foto: IG @ah_thony)

jatimnow.com - Revitalisasi Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS) mendapat respon beragam. Bahkan, banyak kalangan akademisi hingga politisi mempertanyakan desain baru, atau sisi lain dari tempat yang dikabarkan menjadi pusat hiburan warga Kota Pahlawan itu.

Wakil Ketua DPRD Surabaya A Hermas Thony mengungkapkan, revitalisasi THR dan TRS Surabaya perlu mempikirkan sisi lain dari adanya fasilitas hiburan di Surabaya. Bahkan, ia mendorong agar THR ini kembali memiliki ciri khasnya sebagai tempat sejarah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Di taman kota kan sudah banyak wahana bermain. Kasih hal yang berbeda. Pusat kajian kesenian dan kebudayaan dikuatkan, misal ada pusat remo di sana itu lebih bagus," ujar Thony, Senin (27/2/2023).

Politisi Gerindra Surabaya itu menambahkan, THR dan TRS adalah tempat iconik Surabaya yang kental dengan nuansa adat dan budaya Surabaya. Lokasi dimana pertunjukkan seni, ludruk, hingga tari biasa tampil dan latihan di sana.

Pintu masuk THR-TRS saat disegel 2018 silam (Foto: dok. jatimnow.com)Pintu masuk THR-TRS saat disegel 2018 silam (Foto: dok. jatimnow.com)

Ia juga mendorong, kajian revitalisasi THR dan TRS memiliki kematangan dalam berbagai hal. Namun, yang terpenting adalah sisi edukasi, dimana selain menjadi tempat hiburan, juga menjadi zona dimana anak-anak bisa belajar dan berekspresi disana.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

"Ada sejarah yang berharga dikawasan tersebut," tegas Thony.

Saat ini, THR dan TRS masih mengkrak. Sejak tutup total pada 2018 lalu, gedung ludruk, ketoprak, wayang orang, dan Srimulat telah tertutup oleh pohon liar. Dinding dan atapnya telah dirambati tanaman liar bak rumah hantu.

Revitalisasi THR pun kini masih menunggu investor. Sebab, kekuatan APBD Pemkot Surabaya masih belum cukup untuk mengembalikan kawasa lahirnya ketoprak dan ludruk di Surabaya itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Ada kesenian artinya ada senimannya. Untuk itu harus ada ekosistemnya. Sampai saat ini tempat itu ada di Surabaya, yakni THR," tandas Thony. 

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.