Sabtu, 20 Jun 2026 06:08 WIB

Harga Cabai Rawit Meroket akibat Cuaca Ekstrem, Petani di Jombang Full Senyum

Petani cabai rawit di Desa Keras, Kecamatan Diwek, Jombang saat memanen cabai.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Petani cabai rawit di Desa Keras, Kecamatan Diwek, Jombang saat memanen cabai.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari ini, membuat harga cabai rawit meroket. Harga cabai di tingkat petani mencapai Rp50 ribu per kilogram.

Kondisi ini membuat petani cabai full senyum. Seperti salah satu petani cabai rawit di Desa Keras, Kecamatan Diwek Jombang.

Baca Juga: PMI Surabaya Latih Relawan Antisipasi Hantavirus dan Wabah

Khalimah (42) petani cabai rawit asal Desa Keras menjelaskan akibat cuaca ekstrem belakangan ini, harga cabai rawit yang ia panen mengalami kenaikan.

Sebelumnya harga cabai rawit ini Rp30 ribu per kilogram. Kini saat cuaca sedang tak menentu, harga cabai naik menjadi Rp50 ribu per kilogramnya.

"Alhamdulillah ada peningkatan, kemarin panen pas harga 47 ribu rupiah, sekarang panen pas harga 50 ribu rupiah per kilogram. Ya naik karena cuaca kadang panas kadang hujan," ungkapnya, Sabtu (25/2/2023).

Ia mengaku sebelumnya harga cabai rawit sempat mengalami penurunan hingga angka Rp30 ribu per kilogramnya.

"Kemarin sempat turun sampai 30 ribu rupiah, sekarang harga agak lumayan di kisaran 40 ribu rupiah ke atas," ujarnya.

Selain itu ia mengaku kondisi cuaca ekstrem ini sedikit mempengaruhi tanaman cabai. Hal ini membuat pihaknya harus rajin merawat tanaman di sawah.

"Ada pengaruh, tanaman ini ada yang layu, karena sering hujan. Tapi ya disiasati seprainya (penyemprotan) harus rutin. Dan Alhamdulillah agak tertolong, ya sedikit yang rusak," paparnya.

Baca Juga: Cuaca Probolinggo Panas dan Lembap, BPBD Ingatkan Dampak Kemarau Panjang

Ia menyebut, dalam sekali panen dalam situasi cuaca yang tidak menentu ini, ia mampu menghasilkan puluhan kilogram cabai rawit. Sehingga omset pendapatan petani cabai naik.

"Sekali panen bisa sampai 50 kilogram. Alhamdulillah omset pendapatan naik sampai 70 persen mas," jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh petani cabai lainnya, Asnawi (48). Menurut Asnawi saat ini pendapatan para petani cabai meningkat pada saat cuaca ekstrem.

"Saat ini harga sedang naik mas, dibandingkan dengan kemarin yang harganya sekitar 30 sampai 35 ribu rupiah. Terus naik sampai 40, 45, sampai 50 ribu rupiah per kilogram cabai rawit," paparnya.

Baca Juga: Harga Cabai dan Bawang Merah di Probolinggo Mengalami Kenaikan

Meski harga sedang naik, petani juga harus lebih rajin lagi melakukan perawatan cabai di sawah. Agar terhindar dari penyakit dan hama.

"Kalau hujan itu tanaman jadi kena bakteri mas. Dan daunnya bisa kayu. Sehingga kita harus terus melakukan pengobatan dan perawatan terus. Agar tidak menjalar ke tanaman lainnya," terangnya.

Ia menyebut dengan harga cabai rawit Rp50 ribu, petani mendapatkan untung yang cukup lumayan.

"BEP-nya itu 30 ribu rupiah mas, kalau harga 50 ribu rupiah ini masih untung petani. Karena di tingkat pedagang sekarang harganya 60 ribu rupiah per kilogramnya," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.