Rabu, 17 Jun 2026 00:30 WIB

Tempat Pengolahan Limbah di Jombang Ditutup, Usai Warga Wadul Polsek

Mediasi antara warga Dusun Meduran, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto bersama pemilik pengolahan limbah slag aluminium di Polsek Jogoroto. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Mediasi antara warga Dusun Meduran, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto bersama pemilik pengolahan limbah slag aluminium di Polsek Jogoroto. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Usai diwadulkan warga ke Polsek Jogoroto, akhirnya tempat usaha pengolahan limbah slag aluminium di Dusun Meduran, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang ditutup sementara waktu.

Pendik (43) pemilik pengolahan limbah slag aluminium menjadi aluminium batangan mengatakan, usai di protes warga, dan dimediasi Kades serta Polsek, pihaknya dengan terpaksa menghentikan usaha pengolahan limbahnya.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Hasil mediasi tadi itu, kita disuruh tutup tidak boleh aktivitas lagi. Dan itu ditulis dalam surat pernyataan yang tanda tangan saya disaksikan warga, sama pak Lurah," ungkapnya, Jumat (24/2/2023).

Ia menjelaskan di Desa Ngumpul sebenarnya ada 9 usaha pengolahan limbah slag aluminium yang tergabung dalam satu perusahaan.

"Kalau pengusahanya itu ada 9, dan semuanya pengolahan limbah," ujarnya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Ia mengaku saat ini tempat usaha miliknya sedang dalam proses perizinan di Pemkab Jombang. Namun demikian pihaknya mengaku akan tetap menutup usahanya sementara waktu.

"Kalau usaha saya lagi proses, tahap UKL UPL. Perizinan di DLH, dan sudah mendapatkan surat lokasi usaha, tata ruangnya sudah ada. Tapi untuk sementara ini karena ada permintaan warga kita tutup sambil menunggu perizinan keluar," jelasnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Sementara itu Kades Ngumpul, Zaenal Arifin membenarkan bahwa dalam mediasi antara warga dengan pemilik usaha pengolahan limbah slag aluminium telah menemukan kesepakatan.

"Ini tadi diselesaikan secara kekeluargaan dan sudah ada surat pernyataan ini (sambil menunjuk surat pernyataan yang dibuat pemilik usaha pengolahan limbah slag aluminium)," pungkas Kades.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.