Selasa, 16 Jun 2026 02:34 WIB

Pembangunan JLS Trenggalek-Tulungagung 2 Bulan Lagi Rampung

JLS di wilayah Trenggalek. (Foto: Prokopim Trenggalek)
JLS di wilayah Trenggalek. (Foto: Prokopim Trenggalek)

jatimnow.com - Proyek pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) yang menghubungkan Trenggalek-Tulungagung telah mencapai 95 persen. Jalur yang menghubungkan sisi selatan kedua kabupaten ini sudah bisa digunakan oleh warga. Diperkirakan dalam waktu dua bulan kedepan, pembangunan JLS tersebut dapat rampung 100 persen.

Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin mengatakan, pembangunan JLS di perbatasan Tulungagung kini tinggal 5 hingga 10 persen lagi untuk diselesaikan. Meski begitu masyarakat sudah bisa mengakses jalan tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Untuk sisi penahan jalan ini sudah selesai. Saluran air dan pengaspalan jalan beberapa juga sudah selesai," ujarnya, Jumat (24/02/2023).

Menurut bupati yang akrab dipangil Mas Ipin ini, keberadaan JLS memberikan nilai positif bagi Trenggalek. Khususnya di bidang perekonomian dan pariwisata. Akan tetapi pihaknya, mengimbau agar masyarakat tidak sembarangan membangun warung semi permanen di tepi JLS.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Sebenarnya di Perpres itu ada alokasi rest area JLS. Jika nanti memang ada, maka warga yang ingin berjualan akan difokuskan ke rest area tersebut," tuturnya.

Pembangunan JLS saat ini masih menyisakan trase Kecamatan Munjungan - Panggul. Sampai saat ini Mas Ipin mengaku belum mengetahui pasti trase tersebut. Pasalnya, beberapa waktu lalu trase masih berubah-ubah.
Meski begitu pihak Pemkab telah berusaha mengusulkan titik trase pembangunan JLS ini.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Tapi untuk tanah kawasan hutan untuk JLS Kecamatan Munjungan beberapa sudah kami usulkan. Sedangkan untuk tanah warga masih dilakukan pendataan untuk memastikan kembali, guna pembebasan lahan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.