Kamis, 18 Jun 2026 08:08 WIB

Pria di Tulungagung Tewas Gantung Diri, Terlilit Utang Diduga Jadi Pemicu

Polisi saat melakukan identifikasi di TKP (Foto: Dok. Polres Tulungagung)
Polisi saat melakukan identifikasi di TKP (Foto: Dok. Polres Tulungagung)

jatimnow.com - Warga Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung gempar setelah mendapati seorang pria tewas gantung diri di sebuah gudang kayu.

Pria itu bernama M Ali Mustaro (31), warga Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat. Korban nekat gantung diri diduga karena terlilit utang.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori mengatakan, dugaan itu muncul setelah dalam identifikasi, ditemukan surat berisi rincian utang serta permintaan maaf yang diduga ditulis korban.

Anshori menyebut, ditemukannya mayat korban bermula saat istri korban mendatangi rumah saksi. Istri korban bercerita kepada saksi bahwa korban sudah semalam tidak pulang.

Saksi lalu melihat gudang kayu tempat korban bekerja terkunci dari dalam. Merasa curiga, saksi lalu mengambil kunci cadangan dan membuka gudang kayu ini. Mereka menuju dapur yang ternyata juga dikunci dari dalam. Setelah dibuka paksa, saksi melihat korban sudah tewas gantung diri menggunakan seutas tali yang diikatkan ke beton.

"Korban ditemukan dalam dapur yang berada di gudang kayu tempatnya bekerja," jelas Anshori, Rabu (22/2/2023).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Mengetahui hal itu, saksi langsung melapor ke polisi. Tim Inafis Polres Tulungagung yang tiba di lokasi lalu melakukan identifikasi. Pemeriksaan medis juga dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban.

"Berdasarkan hasil visum tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Yang bersangkutan meninggal karena gantung diri," ungkap Anshori.

Selain menulis besaran total hutang serta kekurangannya, korban juga menyertakan nomor PIN dan permintaan maaf. Diduga kuat korban nekat mengakhiri hidupnya karena terlilit utang.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Dugaannya seperti itu, korban terlilit utang dan memilih gantung diri," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.