Kamis, 18 Jun 2026 04:11 WIB

51 Sekolah Terendam Banjir Luapan Sungai Bengawan Jero Lamongan

Salah satu sekolah terdampak banjir luapan Sungai Bengawan Jero Lamongan (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Salah satu sekolah terdampak banjir luapan Sungai Bengawan Jero Lamongan (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - 51 sekolah terendam banjir akibat luapan Sungai Bengawan Jero Lamongan, Selasa (21/2/2023). Data tersebut bertambah dari yang semula hanya 24 sekolah pada 5 hari sebelumnya.

Dari data yang dihimpun BPBD Lamongan, sekolah yang terendam banjir tersebut berada di 5 kecamatan dari 6 kecamatan yang terdampak.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Sekolah yang paling banyak terendam banjir berada di Kecamatan Deket dengan 11 SD dan 3 PAUD/TK. Disusul Kecamatan Kalitengah dengan 8 SD dan PAUD/TK, kemudian Karangbinangun 9 SD dan 3 PAUD/TK. Lalu Kecamatan Turi 4 SD dan 3 PAUD/TK, serta Kecamatan Glagah dengan 4 SD dan 1 PAUD/TK.

Dari pantauan, sejumlah sekolah terdampak banjir sudah memutuskan untuk menghentikan aktivitas belajar mengajar. Di Desa Bojoasri, Kecamatan Kalitengah misalnya, seluruh instansi pendidikan memilih meliburkan siswa akibat tingginya genangan air.

Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan mulai menyikapi banyaknya sekolah terendam banjir. Kepala Disdik Lamongan, Munif Syarif sudah melakukan peninjauan ke beberapa sekolah itu.

"Sudah dilakukan peninjauan, 7 lembaga pendidikan di kecamatan terdampak banjir. Kami tetap mengupayakan semaksimal mungkin proses belajar tatap muka dilakukan," jelas Munif, Selasa (21/2/2023).

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Menurut Munif, untuk sekolah terendam banjir, sebisa mungkin tetap menggelar pembelajaran tatap muka dengan memanfaatkan fasilitas balai desa.

"Desa memang cukup tanggap. Banyak di antaranya yang menawarkan untuk mempergunakan balai desa sebagai tempat belajar," ungkap dia.

Selain mempergunakan balai desa, terang Munif, opsi lain yang bisa diambil yakni menggelar kembali pembelajaran secara daring atau online.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Ini sesuai dengan petunjuk bapak bupati terkait proses belajar di saat ada musibah banjir seperti saat ini," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.