Senin, 15 Jun 2026 22:59 WIB

Puluhan Petani Bawa Traktor Serbu Kantor Pemkab Jombang, Ini Penyebabnya

Petani yang ada di Jombang membawa traktor saat unjuk rasa di depan kantor Pemkab Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Petani yang ada di Jombang membawa traktor saat unjuk rasa di depan kantor Pemkab Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan petani di Jombang nekat melakukan aksi unjuk rasa sambil membawa traktor di depan kantor Pemkab Jombang, pada Selasa (21/2/2023) pagi sekitar pukul 9.30 WIB.

Aksi ini dipicu lantaran, kesulitan membeli bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar yang dijual di SPBU Jombang.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Hendro (35) salah satu koordinator petani yang berunjuk rasa mengatakan, pihaknya dan para petani sengaja mendatangi kantor Pemkab Jombang, untuk meminta Bupati memfasilitasi para petani agar mudah membeli BBM solar bersubsidi.

"Para petani ini kesulitan mendapatkan solar bersubsidi. Karena pada saat para petani membeli solar bersubsidi untuk kegiatan pertanian, mereka malah dipersulit pihak SPBU yang ada di Jombang," ungkapnya.

Padahal, sambung Hendro dalam peraturan presiden (Perpres) nomor 191 tahun 2014, aturan pembelian solar subsidi ini tidaklah rumit. Dan tidak membebani persyaratan yang rumit bagi petani.

"Dalan Perpres itu kan syaratnya hanya membawa KTP dan surat keterangan dari Desa. Tapi pada praktiknya petani ini malah disuruh membawa persyaratan-persyarata lain (SPPT) yang sangat membebani petani," paparnya.

Untuk itu, ia dan petani di Jombang mendesak agar Bupati Jombang memfasilitasi para petani agar mudah mendapatkan solar bersubsidi untuk kepentingan pertanian.

Baca Juga: Rakyat Desa Memang Tidak Memegang Dollar, Tetapi Tetap Menanggung Dampaknya

"Kita memohon pada Pemkab Jombang untuk memfasilitasi bagi para petani agar petani mudah untuk mendapatkan solar bersubsidi," ujarnya.

"Kami juga meminta Pemkab Jombang memberikan imbauan pada SPBU yang ada di Jombang, dengan surat edaran untuk mempermudah petani memperoleh solar bersubsidi," sambungnya.

Sambung Hendro, para petani mengancam akan menggelar demo besar-besaran dan melibatkan masa petani yang ada di Kabupaten Jombang bila tuntutan ini tidak dikabulkan.

"Kita ini masih sebagian dari petani yang ada di Kecamatan Jombang. Dan sampai 14 hari, bilamana tuntutan kami tidak ada solusi dari Pemkab Jombang, maka kami akan aksi yang lebih besar lagi. Kita akan mendatangkan seluruh petani yang ada di Kabupaten Jombang," pungkasnya.

Baca Juga: Kader NasDem Jember Desak Dewan Pers Sanksi Majalah Tempo

Usai menyampaikan aspirasi di depan kantor Pemkab Jombang, perwakilan petani dipersilahkan masuk ke kantor Pemkab untuk bertemu dengan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Hukum dan Politik Pemkab Jombang, M. Saleh.

M.Saleh mengatakan pihaknya telah menerima dan memfasilitasi tuntutan para petani. Dan dalam waktu dekat akan ada solusi bagi persoalan petani dalam membeli solar bersubsidi.

"Nanti kita fasilitasi para petani dengan pihak pengusaha SPBU di Jombang, dengan melibatkan para steakholder terkait yang ada di perpres. Kira-kira kurang dari dua Minggu mereka akan kita pertemukan. Sehingga ada solusi untuk para petani," jelasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.