Rabu, 17 Jun 2026 12:18 WIB

Jembatan Putus Asemgede Jombang, Diperbaiki Tahun Ini dengan Anggaran Rp2,1 M

Jembatan darurat yang dibangun warga dan Dinas PUPR Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Jembatan darurat yang dibangun warga dan Dinas PUPR Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Duiker yang ambrol akibat diterjang air hujan di Desa Asemgede, Kecamatan Ngusikan Jombang, bakal diperbaiki tahun ini. Perbaikan menggunakan anggaran APBD Jombang, sebesar Rp2,1 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Bayu Pancoroadi menjelaskan untuk penanganan duiker Asemgede yang rusak akibat diterjang luapan air hujan, akan diperbaiki pada tahun ini.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Perbaikan Infrastruktur Triwulan Kedua di Tulungagung Terancam

"Upaya penanganannya, insyallah di tahun 2023 ini. Kebetulan kita punya kegiatan disana, tepatnya di ruas jalan Made-Asemgede," ungkap Bayu, saat ditemui di kantornya, Senin (20/2/2023).

Ia menjelaskan anggaran yang digunakan dalam kegiatan penanganan, itu bersumber dari APBD Kabupaten Jombang.

"Kalau ruas Made-Asemgede anggarannya sekitar 2,1 miliar. Itu perbaikan jalan, dan duiker bagian dari perbaikan jalan, dan mekanismenya masih dibahas. Namun yang jelas akan dibangun pada tahun 2023 ini," ujarnya.

Ia menjelaskan pada bulan April nanti, pekerjaan itu akan memasuki masa lelang.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

"Rencana April baru masuk BPJ untuk proses lelang. Dan paling cepat bulan 6 sudah mulai pekerjaannya," katanya.

Selain itu, ia mengaku dalam proses pembangunan duiker tersebut, pihaknya juga akan melakukan normalisasi saluran buang air. Sehingga aliran air bisa mengalir pada saluran yang sudah disiapkan.

"Duiker nanti akan kita lebarkan dimensinya, dan fungsinya akan kembali menjadi duiker. Ya ketika duiker sudah dikembalikan, maka harus dinormalisasi salurannya," paparnya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Ia mengaku saat ini endapan tanah yang ada di saluran itu, sangat tinggi. Ketinggian air hanya 10 centimeter.

"Untuk itu nanti kita akan normalisasi dan duiker kita ganti dengan bookskalvet. Sehingga fungsinya bisa maksimal," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.