Rabu, 17 Jun 2026 04:49 WIB

Jalan Rusak Bikin Kesal Warga Sidoarjo: Tanami Pisang, Ditambal Sendiri

Potret jalan rusak dan berlubang di beberapa lokasi di Sidoarjo (Foto-foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Potret jalan rusak dan berlubang di beberapa lokasi di Sidoarjo (Foto-foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jalan rusak dan berlubang dalam wilayah Sidoarjo membuat warga resah. Sederet aksi warga pun dilakukan sebagai bentuk protes mereka ke pemerintah setempat.

Informasi yang diperoleh jatimnow.com, setidaknya ada tiga titik jalan berlubang yang diprotes warga karena tak kunjung diperbaiki. Jalan itu meliputi Jalan Raya Desa Jumputrejo Kecamatan Sukodono, Jalan Raya Tropodo I Kecamatan Waru, dan Jalan Raya Singongalih, Kecamatan Tarik.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Salah satu warga Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Andrian (28) mengatakan, warga terpaksa menancapkan pohon pisang di jalan raya desanya sebagai bentuk protes.

"Sama warga sengaja dipasang pohon pisang. Karena kita juga sudah geram ndak ada perbaikan," ungkap Andrian, Minggu (19/2/2023).

Andrian mengatakan bahwa warga tidak meminta lebih soal perbaikan. Minimal ada upaya seperti penambalan atau perbaikan secara berkala dari pemerintah daerah.

Senada dengan Andrian, salah satu pengendara yang sering melewati Jalan Tropodo I, Syaiful Anam (30) menerangkan bahwa Jalan Tropodo saat ini sengaja diperbaiki oleh warga secara mandiri karena sudah terlalu lama tidak ada perbaikan.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Kalau kata saudara saya yang asli sini. Hal ini dilakukan warga karena tak ada solusi soal perbaikan jalan oleh pemerintah," tutur Syaiful.

Sementara warga Singongalih, Kecamatan Tarik juga merasakan hal yang sama. Sudah berbulan-bulan jalan di sini mengalami kerusakan.

"Biar pemerintah juga tau mas. Kalau perlu mereka ke sini dan lihat sendiri. Akses jalan rusak berlubang. Kan ini juga membahayakan para pengendara," ujar Irwan, warga setempat.

Sebelumnya, jalan rusak dan berlubang di beberapa titik dalam wilayah Sidoarjo banyak dikeluhkan warga, hingga menjadi sorotan wakil rakyat setempat.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Dinas PU BMSDA Sidoarjo mengaku telah melakukan pemetaan titik-titik kerusakan jalan di wilayahnya.

Terkait kerusakan jalan yang parah di beberapa desa di Sidoarjo, Dinas PU BMSDA menuding sebagai dampak kegiatan yang dilakukan pihak ketiga.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.