Sabtu, 20 Jun 2026 18:03 WIB

2 Tahun Pimpin Lamongan, YesBro Gagal Atasi 3 Persoalan Klasik

Guru terlihat menerjang banjir hingga motornya mogok di Kecamatan Kalitengah Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Guru terlihat menerjang banjir hingga motornya mogok di Kecamatan Kalitengah Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua tahun kepemimpinan Yuhronur Efendi dan Abdul Rouf atau disingkat dengan YesBro sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lamongan dinilai cukup memuaskan. Namun, ada tiga hal yang menjadi catatan penting untuk dievaluasi.

Melalui hasil survei yang dilakukan Political Research Center (PRC), warga Lamongan sepakat jika tiga persoalan klasik masih susah dipecahkan. Ketiganya adanya infrastuktur, penanganan banjir dan penerangan jalan umum (PJU). Ketiganya masih menjadi PR dan belum teratasi dengan maksimal.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Dari data yang dipaparkan PCR, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja YesBro berada di angka 61,6 persen. Sedangkan 35,2 persen menyatakan sebaliknya.

Berdasarkan fakta survei, temuan dari 35,2 yang menyatakan tidak puas dilandasi berbagai persoalan yang belum dipecahkan oleh program kerja YesBro.

"Temuan kami banyak, latar belakang warga tidak puas meliputi persoalan pupuk. Namun setelah melalui kajian ada tiga persoalan mendasar yakni banjir, PJU, dan jalan rusak," ungkap Direktur Riset PRC, M. Firdaus, Sabtu (18/2/2023).

Data yang dihimpun PRC, infrastruktur atau jalan rusak mendapat skor paling tinggi dalam hal ketidakpuasan, yakni 18,7 persen.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Selanjutnya percepatan penanganan banjir dengan skor 10,3 persen dan 6,2 persen ketidakpuasan dilandasi PJU.

"Untuk banjir persentase sebenarnya bisa berubah kendati masuk musim banjir. Artinya warga juga bisa menakar bagaimana upaya penangananya, dan hal itu bakal otomatis memengaruhi tingkat kepuasan publik," ujarnya.

Meski pembangunan infrastruktur jalan menjadi program super prioritas Pemerintah Kabupaten Lamongan, secara umum dari hasil survei warga belum mendapat manfaat dari program tersebut.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Data menunjukan jika fakta hasil survei, seperti program jalan mantap dan halus lamongan (Jamula) menambah persoalan baru, karena malah menjadi bendungan dan menghalangi air. Sehingga dampak banjir makin besar ke rumah-rumah warga," paparnya.

 

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.