Kamis, 18 Jun 2026 04:12 WIB

Ketum PBNU Sebut Nahdliyin Tidak Haram Coblos PAN, Begini Sikap PKB Jatim

Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Jawa Timur, Fauzan Fuadi. (Foto: Dok Fauzan Fuadi)
Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Jawa Timur, Fauzan Fuadi. (Foto: Dok Fauzan Fuadi)

jatimnow.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan bahwa nahdliyin atau warga NU tidak haram mencoblos Partai Amanat Nasional (PAN). Hal ini disampaikannya saat Simposium Nasional 1 Abad NU di Surabaya.

Namun, PKB Jatim menyakini warga NU hingga tingkat ranting tidak akan memedulikan statemen Gus Yahya, dan tetap memilih PKB.

Baca Juga: Dukung Transformasi Pesantren, Gus Yahya Apresiasi Inisiatif KH Imam Jazuli

"Silahkan ditanyakan saja kepada ketua-ketua ranting NU, meskipun tidak dilarang, apakah akan dilakukan? Saya yakin, 100 persen mereka (nahdliyin) akan tetap coblos PKB," ujar Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Jawa Timur, Fauzan Fuadi, Sabtu (18/2/2023).

Pengurus DPW PKB Jatim ini menerangkan, PKB merupakan saluran resmi nahdliyin dalam menyuarakan aspirasi politiknya.

Baca Juga: PBNU Berharap Muktamar Bisa Berlangsung di Pondok Pesantren

"PKB bagi ketua-ketua ranting NU itu lahir dan batin. Persenyawaan yang tulus dan ikhlas, bahwa satu-satunya saluran resmi mereka ya PKB," tegasnya.

Sebelumnya, Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar Simposium Nasional 1 Abad Nahdlatul Ulama di Hotel Sheraton Surabaya, Sabtu (18/2/2023).

Baca Juga: PKB Ingatkan Kualitas Caleg, Halim: Pemain Cadangan Siap Gantikan Incumbent

Salah satu pembicaranya adalah Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf. Dalam sambutannya, Gus Yahya mengatakan simposium digelar agar NU mau memilih PAN.

"Saya sebagai Ketua Umum PBNU mengatakan bahwa orang NU tidak haram mencoblos PAN. Tapi, PAN tetap sebagai Partai Amanat Nasional, bukan menjadi Partai Akan NU," imbuhnya disambut riuh tepuk tangan ribuan kader PAN yang hadir.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.