Selasa, 16 Jun 2026 03:18 WIB

Miris! Jembatan Gantung Penghubung Dua Desa di Bojonegoro ini Nyaris Putus

Penampakan jembatan gantung penghubung antar desa yang miring dan nyaris putus di Bojonegoro (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Penampakan jembatan gantung penghubung antar desa yang miring dan nyaris putus di Bojonegoro (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jembatan gantung akses utama penghubung Desa Ngadiluhur, Kecamatan Balen dan Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro nyaris putus.

Kondisi tersebut membuat aktivitas warga di dua desa itu menjadi terganggu. Warga terpaksa memutar melewati jalan alternatif sejauh 3 kilometer.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Salah satu warga Desa Sidodadi, Efendi (48) mengungkapkan, putusnya tali besi baja (seling) pengait jembatan itu terjadi pada Minggu (12/2/2023) malam saat salah seorang warga hendak melintas.

Seketika badan jembatan menjadi miring. Karena dinilai membahayakan untuk dilewati kendaraan, warga kemudian berinisiatif menutup jembatan tersebut.

"Jembatan hanya boleh dilalui pejalan kaki," jelas Efendi, Rabu (15/2/2023).

Sementara Kepala Desa Sidodadi, Doni Prasetion menjelaskan, rusaknya jembatan gantung sepanjang 52 meter tersebut disebabkan karena termakan usia.

Baca Juga: Jembatan Putus, Siswa di Jember Terpaksa Gunakan Rakit untuk Berangkat Sekolah

"Jembatan tersebut sudah lama, usianya sekitar 23 tahun. Untuk akses warga saat ini harus memutar melewati jalan alternatif sejauh 3 kilometer," terang Doni.

Sebenarnya, lanjut Doni, banyak keluhan datang dari warga yang berharap agar segera dilakukan perbaikan. Merespon hal itu, pihaknya juga telah menganggarkan untuk perbaikan dan mengganti badan jembatan.

"Tiap tahun kami juga melakukan perbaikan. Dan setiap Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) jembatan itu menjadi prioritas pembangunan kami. Namun belum terlaksana, justru tali besi baja keburu putus," papar dia.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Doni berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dapat membantu untuk segera melakukan pembangunan jembatan tersebut.

"Kami sudah bersurat kepada dinas terkait untuk segera menangani jembatan tersebut. Mudah-mudahan dapat segera dibangunkan jembatan baru sehingga akses masyarakat dapat lancar seperti sediakala," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.