Rabu, 17 Jun 2026 01:32 WIB

Transportasi Umum di Jombang Kritis, Sub Terminal Ngoro Mati Suri

Kondisi sub terminal Ngoro yang tak berfungsi. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Kondisi sub terminal Ngoro yang tak berfungsi. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sarana transportasi umum di Kabupaten Jombang, kian lama kian tak diminati masyarakat. Salah satu penyebabnya, banyak kemudahan mendapatkan kendaraan pribadi.

Fenomena ini berdampak pada keberadaan sub terminal yang ada. Salah satunya di Sub Terminal Kecamatan Ngoro. Saat ini kondisinya sepi dan tak lagi berfungsi.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Di dalam sub terminal tak ada lagi angkutan umum maupun bus yang masuk ke dalam terminal. Bahkan, tidak ada penumpang yang menunggu di terminal.

Bagian bangunan juga terlihat memprihatinkan, seperti di toilet umum yang kini dibiarkan tak terawat. Di ruang loket juga tertutup rapat. Tumpukan bangku terlihat dari kaca.

Wawan Purnomo (38) warga setempat mengatakan, bangunan sub terminal Ngoro ini sudah lama tak terpakai. Kata dia, bangunan sempat difungsikan untuk kantor BPBD.

"Sudah lama gak dipake. Beberapa waktu yang lalu itu digunakan untuk kantor BPBD. Tapi, sekarang tidak digunakan kembali. Sekarang BPBD pindah di gedung pramuka depannya SMAN Ngoro," ungkapnya, Selasa (14/2/2023).

Ia mengaku, tak hanya digunakan oleh BPBD, sub terminal ini juga sempat digunakan sebagai tempat jualan sayur.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Dulu juga untuk terminal sayur kalau pagi. Tapi kayaknya sudah tidak terlihat lagi, sampai sekarang," katanya.

Ia mengatakan, untuk kendaraan umum memang tak lagi masuk ke dalam terminal. Sehingga terminal ini sepi. Dan mulai tak terawat bangunannya.

"Kendaraan bus atau angkot yang masuk tidak ada. Jadi ya sepi seperti itu. Hanya sekitar terminal ada beberapa warung yang buka," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang, Budi Winarno membenarkan kondisi sub terminal Ngoro sepi dan sering dialih fungsikan bangunan terminal ini. Lantaran, kondisi angkutan umum juga sepi.

Baca Juga: Ekspansi MRT Lin Timur Barat, Intiland Rancang Hunian Terintegrasi

"Kalau digunakan BPBD masih kadang bergantian tempatnya. Terkadang di gedung pramuka kadang juga di terminal," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Sekda Kabupaten Jombang, agar nantinya aset tersebut akan digunakan untuk apa. Dikarenakan apabila digunakan untuk sub terminal tidak akan bisa ramai.

"Nanti kami akan koordinasi dengan Pak Sekda. Akan digunakan untuk apa aset itu," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.