Minggu, 14 Jun 2026 14:22 WIB

Pengamen di Tulungagung Tewas Dianiaya, Polisi Buru Pelakunya

Jenazah korban saat berada di RSUD dr Iskak. Bramanta Pamungkas
Jenazah korban saat berada di RSUD dr Iskak. Bramanta Pamungkas

jatimnow.com - Pengamen bernama Handoko (49) warga Kelurahan Kepatihan ditemukan tak bernyawa di pinggir jalan simpang empat bambu runcing, Tulungagung. Dari hasil penyelidikan, polisi memastikan korban tewas karena dianiaya.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Moh Anshori mengatakan jenazah korban ditemukan kemarin sekitar pukul 05.30 WIB. Selanjutnya jenazah lalu dibawa ke RSUD dr Iskak untuk dilakukan otopsi. Selain itu polisi juga melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, korban diketahui merupakan pengamen.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Jenazah tersebut dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk dilakukan autopsi," ujarnya, Senin (13/02/2023)

Berdasarkan hasil autopsi diketahui bahwa pengamen tersebut meninggal akibat kekerasan. Hal ini dikarenakan pada kepala bagian belakang kiri korban ditemukan luka akibat benda tumpul. Sedangkan pada bagian kepala kanan korban didapati luka pendarahan. Diduga kuat terjadi penganiayaan terlebih dahulu kepada korban.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Penyebab kematian akibat kekerasan benda tumpul. Diduga korban meninggal tiga jam lebih sebelum ditemukan," jelasnya.

Dari hasil olah TKP, didapati sebuah gitar yang hancur. Gitar tersebut diketahui merupakan milik korban. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Selain melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, polisi juga mencari adanya kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Mudah-mudahan di sekitar TKP ada CCTV, yang dapat mempermudah mengungkap kasus ini. Dan di TKP memang banyak digunakan untuk mengamen," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.