Sabtu, 20 Jun 2026 03:17 WIB

Ratusan Merpati Hias Beradu Kecantikan di Kota Batu

Kontes merpati hias di Jawa Timur Park II. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Kontes merpati hias di Jawa Timur Park II. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan burung merpati hias beradu kecantikan dalam kontes nasional bertajuk 'Merpati Hias dan Endemik' yang digelar oleh Indonesia Fancy Pigeon Community (IFPC) Malang Raya di Jawa Timur Park II, Minggu (12/2/2023)

Nampak burung merpati berjajar baris di sangkar yang diletakkan di atas meja. Kontes cukup istimewa karena diikuti oleh 558 ekor dari 63 kelas yang dilombakan. Dalam kontes yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah ini, panitia menyediakan hadiah dengan total Rp40 juta.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Ketua IFPC Pengurus Daerah Jawa Timur, Hardi Bintang Putra Ananda mengatakan tujuan diadakan kontes ini untuk mencari bibit-bibit unggul semua jenis merpati hias dan semua merpati endemik yang ada peternakannya di Indonesia.

“Tujuan komunitas dan IFPC adalah mewadahi penghobi dan peternak sehingga bisa untuk mencari bibit unggul atau burung-burung juara. Jika sudah ketemu burung juara kemudian kualitasnya makin naik, ketika kualitas naik, otomatis harga akan naik," katanya.

Lanjut Hardi, dalam penjurian setiap kelas memiliki kriteria penilaian berbeda-beda. Misalnya bentuk tubuh, kesehatan, perpaduan warna, dan banyak lagi. Karena merpati itu memiliki banyak jenis, baik yang dari luar atau lokal Indonesia.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Contohnya ada yang lehernya bergondok, lehernya panjang, badannya gendut, dan masih banyak lagi. Karena ini event kelas nasional panitia tidak mau main-main dalam penjurian, kita mendatangkan 1 juri dari Thailand dan 1 juri dari Filipina, mereka ditemani 2 juri asli Indonesia yang sudah berpengalaman," bebernya.

Selain itu, IFPC berharap dari event ini bisa menggulirkan ekonomi kerakyatan seperti penjualan bibit merpati, pakan, wadah pakan, sangkar, dan semua pernak-perniknya akan terangkat.

"Kalau harga merpati biasa kisaran Rp250 ribu, tapi kalau kualitas lomba rata-rata harganya mulai Rp1 juta hingga puluhan juta. Untuk rekor pernah ada satu ekor terjual Rp35 juta jenis Modena Amerika," bebernya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Sementara itu para peserta dari banyak wilayah di Indonesia menyambut baik gelaran kontes ini. Seperti yang sampaikan oleh Muchtarom asal Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

"Sebenarnya kontes nasional seperti ini bukan sekedar mencari piala atau ajang untuk mencari piala, tapi sebagai ajang untuk menjalin silaturahmi antar sesama penghobi, memperbanyak saudara," paparnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.