Sabtu, 20 Jun 2026 06:47 WIB

Tangani Banjir di Banyuwangi, Bupati Ipuk Tegaskan Empat Hal Ini

  • Penulis :
  • | Minggu, 12 Feb 2023 12:18 WIB
Bupati Ipuk saat meninjau lokasi banjir di Lingkungan Kampungbaru, Kelurahan Panderejo, Kecamatan Banyuwangi. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Ipuk saat meninjau lokasi banjir di Lingkungan Kampungbaru, Kelurahan Panderejo, Kecamatan Banyuwangi. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

jatimnow.com - Hujan deras yang mengguyur kawasan Banyuwangi pada Jumat dan Sabtu sore (10-11/2/2023), menimbulkan sejumlah dampak.

Mulai longsornya plengsengan Sungai Kalilo di bilangan MH. Thamrin, Kelurahan Pengantigan hingga banjir yang sempat menerjang perkampungan di Lingkungan Kampungbaru, Kelurahan Panderejo, Kecamatan Banyuwangi.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang meninjau lokasi banjir, Minggu (12/2/2023) pagi, memastikan plengseran yang longsor maupun fasilitas umum yang rusak akan segera diperbaiki.

“Untuk plengsengan dan fasilitas umum yang rusak, akan segera ditangani,” ungkap Ipuk.

Selain melakukan tindakan kuratif, Ipuk juga menegaskan empat hal yang menjadi fokus pemkab dalam menangani banjir dan genangan yang kerap timbul saat hujan deras melanda. Pertama adalah penghijauan kembali kawasan yang menjadi daerah tangkapan hujan.

“Kami telah membuat Perda yang mengatur alih fungsi lahan di kawasan atas. Sehingga sawah dan kebun tidak diubah menjadi komplek perumahan secara awur-awuran,” terang Ipuk.

Tidak sebatas itu, Ipuk juga meminta kepada pihak perkebunan untuk kembali menanami kawasan lereng gunung dengan tanaman keras.

“Dalam beberapa tahun terakhir, ada perubahan fungsi lahan di kawasan lereng gunung yang sebelumnya ditanami tumbuhan keras, sekarang beralih pada tanaman holtikultura,” jelas Ipuk.

"Dinas terkait nanti akan memantau reboisasi di lereng gunung. Penghijauan juga turut kita lakukan," imbuhnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Lebih jauh, kata Ipuk, langkah kedua penanganan banjir adalah penguatan dan peninggian tangkis di sepanjang sempadan sungai.

“Ini sebagai langkah preventif sembari menyelesaikan persoalan di hulu. Tahun kemarin sudah dilakukan di beberapa titik. Tahun ini akan dilanjutkan kembali,” paparnya.

Yang tak kalah pentingnya adalah normalisasi sungai dan rekayasa pengendalian air di sejumlah titik. Seperti di wilayah Kampung Ujung dimana letak drainase terkadang berada di bawah permukaan air.

“Ini kita siapkan sejumlah pompa untuk mengalirkan air ke sungai,” jelas Ipuk.

Baca Juga: RSUD dr Iskak Tulungagung Gelar Simulasi Penanganan Bencana dan Kegawatdaruratan

Adapun yang terakhir menurut Ipuk adalah melakukan edukasi warga di sekitar sungai. Terutama dalam perilaku hidup bersih dengan tidak membuang sampah ke sungai ataupun saluran air.

“Juga, edukasi untuk pengendalian sempadan sungai agar tidak dibangun secara liar. Ini berbahaya. Sewaktu-waktu bisa terdampak,” tegasnya.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Mudjito, mengatakan ada empat kelurahan di wilayah kota yang terdampak banjir. Yakni Kelurahan Panderejo, Tukang kayu, Kepatihan, dan Singonegaran. Menurut dia, banjir di Banyuwangi dapat ditangani dalam waktu yang relatif singkat.

“Saat hujan intensitas deras, kami telah menyiapkan relawan untuk mengantisipasi dampaknya. Sehingga saat terjadi luapan, segera dilakukan penanganan lebih cepat,” terangnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.