Selasa, 16 Jun 2026 11:14 WIB

Di Balik Kemegahan 1 Abad NU, Banyak Kiai Sepuh Telantar

Tangkapan layar.
Tangkapan layar.

jatimnow.com - Perayaan puncak satu abad NU di Stadion Gelora Delta Sidoarjo menyisakan banyak kisah pilu. Kemegahan panggung beserta deretan tamu VVIP yang datang dengan duduk manis meninggalkan marwah NU dengan menelantarkan para kiai sepuh.

Hal itu dibenarkan oleh Wakil Ketua PWNU Jatim KH Abdussalam Shohib atau yang akrab disapa Gus Salam. Ia mengakui cukup banyak kiai, ulama sepuh atau kalangan Rais Syuriah yang tidak bisa masuk ke lokasi dan tertahan di luar. 

Baca Juga: Dukung Transformasi Pesantren, Gus Yahya Apresiasi Inisiatif KH Imam Jazuli

Bahkan, tidak sedikit yang harus berjalan kaki beberapa kilometer. Padahal, para kiai dan ulama itu adalah tamu agung yang sesungguhnya, yang berjuang secara serius untuk kemaslahatan umat di jalan NU.

"Para kiai-ulama itu merupakan 'owner' dari NU. Kalau kita-kita ini kan hanya haflah atau panitia pelaksana saja,'' ucap Gus Salam, Jumat (10/2/2023).

Kiai-kiai sepuh itu diantaranya, KH Anwar Mansur, KH Afifuddin Muhajir, KH Anwar Iskandar, KH Idris Hamid, KH Mustofa Aqil, KH Athoillah Anwar, KH Ubaidillah Sodaqoh.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Bahkan, menurut catatan, ada sembilan bus rombongan yang dinaiki para Syuriah PBNU, Rais Syuriah PWNU se-Indonesia dan ulama luar negeri tidak bisa (masuk), tertahan jauh dari venue acara. KH Said Aqil Siroj juga tidak bisa masuk," jelas Gus Salam.

Sebagai pengurus NU Jawa Timur, Gus Salam pun meminta maaf kepada para kiai sepuh yang ditelantarkan panitia. Kepada panitia (PBNU). Ia juga menyarankan, untuk meminta maaf dan kembali sowan kepada kiai-kiai sepuh tersebut.

''Menyampaikan terima kasih dan memohon maaf atas semua kejadian itu. Harapannya ke depan tidak terjadi lagi dan dapat semakin baik lagi," tandasnya.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Diketahui, dalam kemegahan perayaan satu abad NU, banyak tragedi di luar stadion yang terjadi. Mulai dari kemacetan hingga radius 5 kilometer. Akibatnya banyak dari kendaraan-kendaraan jamaah hingga sebagian ulama tak bisa memasuki area stadion.

Ironinya lagi, untuk sekelas tamu VVIP seperti Menteri Perdagangan (Mendag) RI Zulkifli Hasan pun nyaris tak bisa memasuki kawasan stadion karena lemahnya rekayasa lalulintas. Mendag pun berinisiatif melompat dari pagar tol dan menaiki ojek agar tak sampai krtinggalan dari acara puncak.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.