Minggu, 14 Jun 2026 23:41 WIB

Modus Komplotan Begal Sadis Perampas Motor di Pasuruan, Tuduh Korban Selingkuh

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 10 Feb 2023 09:33 WIB
Senjata jatam yang digunakan pelaku. (Foto: Polres Pasuruan for jatimnow.com)
Senjata jatam yang digunakan pelaku. (Foto: Polres Pasuruan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Komplotan begal sadis perampas motor di Pasuruan ternyata lebih dulu menyiapkan skenario sebelum beraksi. Pelaku lebih dulu mencerca korban dengan tuduhan selingkuh dengan istri orang.

Begitu juga yang dilakukan komplotan ini terhadap Mukti, warga Desa Krengi, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Modus operandi itu pun dilakukan mereka berkali-kali untuk melakukan aksi pencurian dengan kekerasan atau begal di berbagai TKP.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Korban Mukti saat itu duduk di atas motor Honda Beat di pinggir jalan raya Rembang untuk menunggu pembeli handphonenya. Tiba-tiba didatangi oleh 3 pelaku tersebut. Risky Rakhmat Hidayat, M Ibrahim dan J (DPO), langsung menuduh korban berselingkuh dengan istri pelaku dan punya masalah dengan adik pelaku.

Merasa difitnah, Mukti pun melawan. Namun, komplotan pelaku yang membawa senjata tajam jenis pedang langsung membacokan ke korban berkali-kali. Setelah Mukti terkapar, komplotan begal itu pun membawa kabur motor dan handphonenya.

Baca Juga: Viral Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga di Probolinggo, Ini Faktanya

"Modus operandi yang dilakukan, Risky dan Ibrahim selalu mendahului dan mendekati korban dengan cara menuduh korban selingkuh dengan istrinya dan punya masalah dengan adiknya. Selanjutnya mereka menggunakan ancaman dan kekerasan dengan menggunakan senjata tajam pedang untuk melukai korban," ungkap Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Farouq Ashadi Haiti.

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polres Pasuruan membekuk dua pelaku begal sadis yang tega membacok para korbannya. Kedua pelaku itu Risky Rakhmat Hidayat (25), warga Desa Sumberbanteng, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan dan M Ibrahim (30), warga Plugon, Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Penjual Tempe di Kota Probolinggo Jadi Korban Begal, Motor dan Dagangan Amblas

"Kedua pelaku kami bekuk karena telah merampas motor dan membacok korban," jelas Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Farouq Ashadi Haiti.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.