Kamis, 18 Jun 2026 10:12 WIB

Penjual Tempe di Kota Probolinggo Jadi Korban Begal, Motor dan Dagangan Amblas

Lokasi pembegalan di sekitaran Taman Corona, Jalan Sunan Muria, Kanigaran, Kota Probolinggo. (Foto: Ide Farid Nasution/ jatimnow.com)
Lokasi pembegalan di sekitaran Taman Corona, Jalan Sunan Muria, Kanigaran, Kota Probolinggo. (Foto: Ide Farid Nasution/ jatimnow.com)

jatimnow.com – Aksi kriminalitas jalanan kembali terjadi di Kota Probolinggo. Seorang penjual tempe menjadi korban pembegalan sadis saat hendak mengais rezeki pada Kamis (7/5/2026) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Peristiwa ini terjadi tepat di depan Taman Corona, Jalan Sunan Muria, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

Korban diketahui bernama Agustin Setyaningrum (36), seorang warga Kelurahan Sumber Taman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Aksi pembegalan ini sempat terekam kamera CCTV milik salah seorang warga sekitar bernama Mustain.

Menurut keterangan Mustain, dalam rekaman CCTV terlihat jelas bagaimana korban diadang oleh pelaku yang bertindak nekat di pagi buta.

"Kalau dilihat dari rekaman CCTV, korban dipepet oleh pelaku sambil mengacungkan senjata tajam jenis celurit. Setelah korban tak berdaya, pelaku langsung merampas barang-barang berharganya," terang Mustain.

Tidak hanya membawa kabur sepeda motor Honda Beat milik korban, pelaku yang beringas juga menggasak rombong dagangan yang masih berisi penuh tempe siap jual, serta barang berharga lainnya milik korban.

Berdasarkan keterangan warga, kawasan di sekitar Jalan Sunan Muria khususnya di depan Taman Koron memang terkenal rawan dan sering menjadi lokasi tindak kejahatan jalanan. 

Baca Juga: Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik

Kurangnya pengamanan membuat para pelaku kejahatan leluasa melancarkan aksinya.

"Sering sekali terjadi kejadian di jalan tersebut. Kalau tidak begal, ya kecopetan, kadang ada juga tindak kejahatan lainnya," imbuhnya.

Mendapat laporan mengenai insiden tersebut, petugas kepolisian dari polsek setempat segera bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti-bukti, termasuk mengamankan rekaman CCTV warga.

Baca Juga: Viral Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga di Probolinggo, Ini Faktanya

Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memburu pelaku.

Akibat peristiwa tersebut, korban harus kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat Nopol N 5516 RD, rombong dagang beserta seluruh tempe di dalamnya, serta sejumlah barang berharga pribadi lainnya. 

Warga pun berharap aparat kepolisian bersedia meningkatkan patroli, terutama pada jam-jam rawan subuh, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.