Kamis, 18 Jun 2026 09:55 WIB

Pelajar di Sidoarjo Dikeroyok 8 Pemuda Lalu Orangtuanya Diancam Bakal Dibunuh

TKP pengeroyokan terhadap pelajar di Sidoarjo (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
TKP pengeroyokan terhadap pelajar di Sidoarjo (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelajar berinisial RH (16), asal Tulangan, Sidoarjo mengaku dikeroyok 8 pemuda. Para pelaku juga mengancam bakal membunuh orangtua korban.

Informasi yang diperoleh jatimnow.com, beberapa waktu lalu korban mendatangi tontonan kuda lumping di Desa Tlasih, Tulangan, Sidoarjo. Tiba-tiba 8 pemuda yang dipimpin RM (19) mendatangi dan menuduh korban telah menjelek-jelekkan namanya.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

"Karena anak saya tidak pernah berbuat, akhirnya tidak mengakui tuduhan itu. Ternyata anak saya langsung dikeroyok," ujar Suparlik, orangtua korban, Rabu (8/2/2023).

Setelah menghajar dan mengeroyok korban di tempat pertunjukan kuda lumping, pelaku memaksa korban agar mau diajak ke jalan sepi Desa Kajeksan, dengan cara dibonceng motor.

"Di situlah anak saya dikeroyok lagi. Kepala serta punggung dipukul dengan balok kayu. Anak saya juga sempat akan ditusuk pisau oleh salah satu pelaku. Namun dihalangi oleh teman-teman pelaku," ungkapnya.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Tak berhenti sampai di situ, menurut Suparlik, gerombolan pemuda itu juga mengancam, bakal membunuh keduaorang tua korban. Bahkan mereka sesumbar, tidak takut ditangkap polisi.

"Akibat pengeroyokan itu, anak saya mengalami luka di beberapa bagian tubuh dan sempat dirawat di RSUD Sidoarjo. Saya sudah melapor ke Polresta Sidoarjo," jelas dia.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

Bahkan orangtua korban ketakutan dan trauma akibat ancaman yang dilontarkan pelaku.

"Saya takut mas. Saya trauma dan saya tidak mau ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada keluarga. Saya meminta perlindungan pada pak polis," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.