Selasa, 16 Jun 2026 00:10 WIB

Bikin Elus Dada! SDN di Bangkalan Cuma Punya 58 Siswa dan 2 Guru

Kondisi SDN 1 Jaah Kabupaten Bangkalan yang serba minim. (foto: Taufik for jatimnow.com)
Kondisi SDN 1 Jaah Kabupaten Bangkalan yang serba minim. (foto: Taufik for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kondisi memilukan terjadi di SDN Jaah 1 di Bangkalan. Di mana sekolah yang terletak di Desa Jaah, Kecamatan Tragah itu hanya memiliki 58 siswa dengan dua staf pengajar atau guru.

Tak hanya itu, bangunan gedung sekolah juga terbilang minim. Kondisi ini berdampak pada proses belajar mengajar dan harus digabungkan menjadi tiga tahap.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

"Siswa dan gurunya minim. Untuk belajar, kami gabungkan kelas satu dan kelas dua, lalu kelas tiga dan empat serta kelas lima, kemudian kelas enam secara terpisah karena ruang kelasnya juga terbatas," kata salah satu guru, Firdaus Nuzzula, Senin (6/2).

Ia mengatakan, sekolah tersebut memiliki satu kepala sekolah yang merangkap menjadi guru yakni Wahyu Basuki. Firdaus sendiri saat ini masih berstatus sebagai guru honorer.

"Pak Wahyu kepala sekolah beliau merangkap jadi guru juga. Jadi kami mengajar hanya berdua karena memang tenaga pengajar juga kurang," tambahnya.

Firdaus mengatakan, setiap kelas di sekolah berisi antara delapan hingga sepuluh siswa, dengan total 58 siswa. Meski dengan jumlah guru terbatas, ia mengaku tak kesulitan mengajar para siswa.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Hanya saja, ia menilai proses belajar mengajar tak bisa dijalankan secara maksimal. Selain kurangnya pengajar, jumlah kelas juga tidak sepenuhnya tersedia secara layak.

"Kami tetap semangat untuk memberikan ilmu bagi para siswa. Mereka menuntut ilmu dengan semangat, maka kami juga harus lebih semangat meski kondisinya seperti ini," imbuhnya.

Salah satu siswa, Muhammad mengaku senang belajar di sekolah. Meski serba terbatas, ia tetap semangat dan sudah terbiasa belajar dengan digabung bersama kelas lain.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Kakarobot, Robot Edukasi Tanpa Gawai untuk Anak 3T

"Kami tetap senang sekolah di sini, memang belajarnya digabung karena gurunya cuma ada dua," pungkasnya.

 

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.