Senin, 22 Jun 2026 09:28 WIB

Pengamat: Kusnadi Idealnya Mundur dari Ketua DPRD Provinsi Jatim

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Minggu, 05 Feb 2023 07:40 WIB

jatimnow.com - Pengamat politik dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Moch Mubarok Muharam mengapresiasi sikap Kusnadi mundur dari Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Namun, yang disayangkan, kenapa Kusnadi juga tidak mundur dari Ketua DPRD Provinsi Jatim.

"Saya rasa, Kusnadi ingin fokus pada persoalan dia. Terlepas dia bersalah atau tidak secara hukum," ujar Mubarok kepada jatimnow.com, Sabtu (4/2/2023).

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Staf pengajar Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Unesa ini menilai, langkah Kusnadi mundur sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sudah betul, karena tidak ingin mencoreng nama baik PDI Perjuangan.

"Sebagai ketua, Kusnadi membawa simbol PDIP di Jawa Timur. Kalau tidak mengundurkan diri, dia akan merasa bersalah, karena partai akan mengalami stigma negatif dari masyarakat," tuturnya.

Staf pengajar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang ini tetap menyayangkan sikap Kusnadi. Kenapa hanya mundur sebagai Ketua DPD PDIP Jatim, tapi tidak mengajukan mundur juga dari jabatan Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur?.

"Mengapa dia tidak mundur. Idealnya, selain mundur dari jabatan Ketua DPD PDIP Jatim, harusnya (Kusnadi) mundur juga dari Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur," ujarnya.

"Mestinya, (Kusnadi) mundur dari ketua partai sebagai pertanggungjawaban dia sebagai petugas partai. Tapi juga mundur sebagai ketua DPRD, karena pertanggungjawabannya ke konstituennya atau pemilihnya. Jadi kalau menyatakan mundur dari jabatan, ya jangan setengah-setengah," kata Barok.

Sebagai Ketua DPRD atau unsur pimpinan, maka akan mendapatkan gaji dan tunjungan yang lebih besar dibandingkan dengan anggota biasa di DPRD Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: PDIP Lamongan Siapkan Dirham Akbar Aksara di Bursa Pilbup 2029

"Mungkin tidak mau mundur, karena tugasnya belum selesai di DPRD. Juga ada nilai ekonomisnya, ada penghasilannya sebagai unsur pimpinan," ujarnya.

"Kalau (Kusnadi) mundur sebagai ketua partai, sebagai bentuk tanggungjawab ke partai. Tapi kalau tidak mundur sebagai ketua dprd, kemungkinan dia lebih mementingkan partai daripada kepentingan rakyat, khususnya masyarakat yang memilihnya hingga terpilih sebagai anggota legislatif," jelasnya Barok yang juga Direktur Lembaga Transformasi (ELTRAM).

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menunjuk Said Abdullah sebagai Plt Ketua DPD PDIP Jatim.

Said ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPP PDIP Nomor: 283/KPTS/DPP/II/2023 tentang pembebastugasan saudara Kusnadi, dari jabatannya sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Baca Juga: Usai Dilantik, Ketua DPRD Surabaya Fokus Perkuat Komunikasi dan Serap Aspirasi

Berdasarkan SK DPP tertanggal 3 Februari 2023, Said Abdullah ditunjuk sebagai Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, dan Ir H Budi Sulistyono (Kanang), mantan bupati Ngawi sebagai PLH. Keduanya ditugaskan dua bulan.

Kusnadi mengundurkan dari jabatan Ketua DPD PDIP Jatim, karena diharapkan dapat fokus menyelesaikan persoalan hukum dari KPK, buntut operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.