Jumat, 12 Jun 2026 22:15 WIB

Perang Tarif, Penyebab Tamu Villa di Kota Batu Anjlok

Gapura kawasan wisata Songgoriti, Kota Batu yang berjajar villa. (foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Gapura kawasan wisata Songgoriti, Kota Batu yang berjajar villa. (foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengusaha villa di wilayah Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu mengalami penurunan omzet sejak pandemi Covid-19 melanda Nusantara.

Para pelaku usaha mengaku sempat terseok-seok untuk menutup biaya operasional villa. Terlebih saat ini, banyak hotel yang berani menurunkan harga dan membuat banyak pelanggan lebih memilih hotel.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Ketua Paguyuban Villa Songgoriti, Indra Tri Ariyono mengatakan bahwa selain pembatasan kegiatan masyarakat ketika pandemi, faktor lain yang mempengaruhi penurunan omzet adalah persaingan harga dengan hotel.

"Penurunan ini sudah terjadi sejak pandemi sampai sekarang. Banyak hotel membuat promo dan menurunkan harga, akibatnya berimbas pada villa, karena pasar lebih memilih hotel saat harganya murah," katanya, Jumat (3/2/2023).

Indra mencontohkan saat harga sewa villa di Songgoriti paling mahal sekitar Rp 150 ribu. Pada saat bersamaan, manajemen hotel menurunkan harga di kisaran Rp 200 - 250 ribu.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Selisih tarif tersebut memberi dampak besar bagi wisatawan. Akibatnya banyak wisatawan yang memilih hotel, karena sarana dan prasarana hotel lebih menarik dibanding villa.

"Sekarang villa atau homestay di Songgoriti itu mematok harga paling mahal Rp 150 ribu. Nah, ketika hotel di Batu mematok tarif Rp 200-250 ribu per malam, kami pasti ditinggalkan," terang Indra.

Invasi dari vendor atau pihak ketiga yang bekerjasama dengan hotel dan homestay juga menjadi penyebab lain minat masyarakat maupun wisatawan terhadap villa Songgoriti Kota Batu berkurang.

Baca Juga: Pemkab Probolinggo Tindak Tegas Wisatawan Bromo Tanpa Tiket Online

"Adanya perang tarif, ditambah vendor-vendor yang masuk ke hotel dengan menjatuhkan harga hingga Rp 70 ribu itu memberatkan. Ibaratnya sudah jatuh tertimpa tangga, ketika vendor atau pihak ketiga masuk ke hotel," imbuhnya.

Akibat sepinya pengunjung, pengusaha villa terseok-seok untuk menutupi biaya operasional. Sejauh ini terdapat sekitar 300 pengusaha villa yang tersebar di Songgoriti, Kota Batu.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.