Rabu, 22 Jul 2026 08:44 WIB

Pemkab Probolinggo Tindak Tegas Wisatawan Bromo Tanpa Tiket Online

  • Penulis : Bramanta
  • | Sabtu, 16 Mei 2026 18:25 WIB
Wisatawan di Gunung Bromo Probolinggo. (Foto: Ide Farid/jatimnow.com)
Wisatawan di Gunung Bromo Probolinggo. (Foto: Ide Farid/jatimnow.com)

jatimnow.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mulai memperketat penerapan tiket online di kawasan wisata Gunung Bromo. Wisatawan yang nekat masuk tanpa tiket digital kini langsung diminta putar balik sebelum mencapai kawasan wisata.

Pengetatan ini dilakukan melalui monitoring dan evaluasi (monev) implementasi tiket daring yang digelar oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo pada Kamis (14/5/2026) hingga Jumat (15/5/2026). Pemeriksaan ketat tersebut dilaksanakan di jalur masuk Bromo, tepatnya di pertigaan Desa Wonotoro.

Baca Juga: DPRD Kota Probolinggo Desak Terbitnya Perwali Untuk Perjelas Status Modin

Dalam kegiatan ini, petugas gabungan dari Disporapar, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Kecamatan Sukapura, hingga operator jeep wisata diterjunkan langsung ke lapangan.

Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, menegaskan bahwa langkah tegas ini merupakan tindak lanjut regulasi kewajiban pembayaran retribusi secara daring sebelum wisatawan memasuki kawasan Gunung Bromo.

"Monitoring dan evaluasi dilakukan sebagai tindak lanjut penerapan regulasi kewajiban pembayaran retribusi wisata secara daring sebelum wisatawan memasuki kawasan Gunung Bromo," ujarnya, Sabtu (16/5/2026).

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Toko Ban dan Pracangan di Jalur Pantura Paiton Probolinggo

Dalam penerapannya seluruh wisatawan wajib membeli tiket melalui website resmi sebelum masuk kawasan wisata.

"Aturan ini tidak hanya berlaku bagi wisatawan umum, tetapi juga bagi kendaraan jeep wisata yang membawa penumpang, di mana mereka wajib terdata dan memiliki tiket sesuai dengan jumlah orang yang diangkut," tuturnya .

Pemkab Probolinggo menilai sistem tiket online ini menjadi langkah penting untuk menertibkan lalu lintas sekaligus meminimalisir kebocoran retribusi wisata. Selain itu, sistem digital mampu memperkuat pendataan pengunjung secara real-time untuk memudahkan proses administrasi.

Baca Juga: Pedagang Tempe di Probolinggo Menjadi Korban Begal, Motor dan Dagangan Raib

"Wisatawan yang belum memiliki barcodetiket akan langsung diarahkan kembali menuju Desa Jetak untuk melakukan pembelian secara daring, sementara yang sudah memiliki tiket hanya perlu menjalani pemindaian barcode untuk melanjutkan perjalanan,"tegasnya.

Heri berharap dengan sistem tiket online, data wisatawan dapat tercatat lebih baik sehingga memudahkan proses administrasi, termasuk klaim asuransi wisata. Monitoring juga berfungsi untuk mengantisipasi kemacetan dan antrean kendaraan jeep yang kerap terjadi saat libur panjang maupun akhir pekan di jalur menuju Bromo.

“Kami terus melakukan sosialisasi kepada operator jeep dan seluruh pelaku wisata agar penerapan tiket online dapat berjalan lancar dan memberikan kenyamanan bagi wisatawan,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.