Jumat, 12 Jun 2026 04:03 WIB

Eri Cahyadi Minim Jam Terbang, Saran Pengamat Politik Begini

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. (foto: dok jatimnow.com)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. (foto: dok jatimnow.com)

jatimnow.com - Munculnya nama Eri Cahyadi dalam bursa pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim 2024 benar-benar mengusik. Kali ini ketenangan Dekan Fisip Universitas Trunojoyo, Surokim Abdussalam terganggu.

Ia ikut angkat bicara soal kemunculan sosok Wali Kota Surabaya yang diusulkan maju Pilgub 2024. Terlebih usulan ini disampaikan di sela HUT PDI Perjuangan beberapa waktu lalu di Surabaya.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

"Kalaupun akan ke Jawa Timur (maju Pilgub 2024), menurut saya ya kolaborasinya harus dengan Bu Khofifah (Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa) sebagai wakil gubernur, bukan sebagai penantang," kata Surokim, kepada jatimnow.com, Kamis (2/2/2023).

Menurutnya, tiga tahun berkecimpung di PDI Perjuangan Surabaya, sosok Eri Cahyadi belum terlalu kuat bagi Eri Cahyadi. Apalagi harus menantang Khofifah dalam kontestasi Pilgub Jatim 2024.

"Karena Mas Eri ini sebenarnya orang yang potensial dan butuh jam terbang sebagai politisi. Sebagai birokrat, kita semua tahu, beliau meniti karir dari bawah sampai kepala dinas. Bagi saya itu sudah cukup. Tapi kalau sebagai politisi, beliau baru sekitar tiga tahunan, jadi perlu jam terbang," tegas peneliti senior SSC itu.

Ia menambahkan, meskipun Eri sukses menduduki kursi Wali Kota Surabaya, ia meminta agar Eri tidak jemawa. Karena, menaklukan 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur memiliki tenaga dan pengalaman yang tinggi.

Baca Juga: Jenis dan Bobot Sapi Kurban Orang Nomor 1 di Jatim

Namun jika harus head to head dengan Khofifah karena tugas partai, Surokim meminta Eri Cahyadi agar lebih waspada dan berhati-hati. Karena, menata kota dengan menjadi orang nomor satu lebih menantang ketimbang menata 38 daerah dengan nomor dua.

"Mengelola Rp9-10 triliun itu jauh lebih menantang ketimbang menjadi orang nomor dua," kata Surokim.

Lalu apakah cocok, sosok Eri menjadi Wagub Jatim menggantikan Emil Dardak?

Baca Juga: Gubernur Khofifah Bersama Mbak Vinanda Salurkan Bansos Rp1,819 M di Kota Kediri

Di sisi lain, kemesraan antara Khofifah dan Eri Cahyadi beberapa tahun terakhir ini kerap menjadi sorotan publik. Beberapa kali keduanya saling berkunjung ke kantor masing-masing, yang membuat publik menduga akan ada kesepakatan besar di tahun politik ini.

"Bu Khofifah dan Pak Eri ini sangat hangat, komunikasi yang akrab, sangat cair," pungkas dia.

 

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.