Jumat, 19 Jun 2026 10:08 WIB

Jombang Digoyang Isu Penculikan Anak, Cek Fakta atau Hoaks

ilustrasi: Rangga Sigit/jatimnow.com
ilustrasi: Rangga Sigit/jatimnow.com

jatimnow.com - Baru-baru ini warga Jombang resah dengan adanya kabar penculikan anak dengan sasaran pelajar SD. Kali ini sasarannya adalah pelajar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kauman Jombang.

Beredarnya kabar penculikan ini setelah rekaman suara seorang perempuan yang berdurasi 1.20 menit, dan beredar di grup WhatsApp. Tentu rekaman tersebut mengingatkan sekaligus mengabarkan percobaan penculikan dua siswi putri di Kota Santri.

Baca Juga: Poros Muda NU Kecam Fitnah Amien Rais ke Presiden Prabowo dan Letkol Teddy

"Pada ibu-ibu wali kelas 2A, saya himbau kalau menjemput putra putrinya, jangan sampai terlambat. Karena tadi pas olahraga di lapangan dekat masjid di belakang ada kejadian Saskia hampir diculik," ucap suara wanita yang ada dalam rekaman.

Selain itu, wanita dalam rekaman tersebut juga menerangkan bahwa Saskia sempat ditarik oleh ibu-ibu berjilbab yang wajahnya mirip laki-laki.

"Ditarik sama ibu-ibu berjilbab, tapi mukanya seperti bencong ya. Si Saskia ditarik kenceng. Saskianya gak mau. Nekat ditarik terus ditendang sama Saskia. Setelah Saskia teriak-teriak ke Adiba suruh panggilin pak Hariono orang itu langsung kabur," kata wanita dalam rekaman tersebut.

Tak berhenti di situ, perempuan dalam rekaman itu mengatakan bahwa percobaan penculikan juga dialami siswi kelas 4C yang bernama Iva.

"Itu juga mau diajak ibu-ibu, memakai mobil merah. Untung anaknya langsung kabur ke dalam. Nah makanya ibu-ibu tolong waspada. Kalau jemput jangan nyuruh-nyuruh siapapun. Atau GoJek ya. Saya jadi ngeri kalau nyuruh GoJek atau apapun. Tolong dijemput sendiri terimakasih," jelas suara perempuan yang ada dalam rekaman mengakhiri suaranya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Rekaman tersebut telah ditelusuri jatimnow.com. Selain itu, Kepala MIN 1 Kauman, Luluk menegaskan tidak pernah memberi imbauan seperti dalam rekaman tersebut. Bahkan ia memastikan jika rekaman tersebut tidak benar alias hoax (hoaks).

"Tidak ada yang perlu dikonfirmasi mas, itu jelas hoaks," ungkapnya, Selasa (31/1/2023).

Ia menjelaskan bahwa nama-nama siswi seperti yang disebutkan perempuan dalam rekaman tersebut tidak ada. Termasuk pegawai sekolah yang bernama Hariono juga tidak ada dalam sekolah yang dinaungi Kemenag Jombang tersebut.

Baca Juga: Solusi Kuota Habis Pas Mabar, Ini Cara Cepat Beli Paket Data dari GoPay

"Murid kami kelas 2A tidak ada yang bernama Saskia. Pegawai kami tidak ada yang bernama Hariono. Kelas 4C juga tidak ada murid yang bernama Iva," bebernya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa di belakang bangunan masjid sekolah MIN 1 Kauman, tidak ada lahan untuk lapangan. Dan untuk jadwal olahraga kelas 2A MIN 1 Kauman itu berlangsung hari ini, bukan kemarin.

"Di belakang masjid kami tidak ada lapangan. Kelas 2A jadwal olahraga baru tadi pagi ini," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.