Poros Muda NU Kecam Fitnah Amien Rais ke Presiden Prabowo dan Letkol Teddy
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Senin, 04 Mei 2026 22:31 WIB
jatimnow.com - Jagat digital tanah air sedang gaduh. Sebuah unggahan video dari akun resmi tokoh politik Amien Rais mendadak hilang dari peredaran setelah dicopot paksa (takedown) oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Video tersebut memicu polemik panas lantaran isinya membidik sosok Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya dengan narasi yang dinilai sarat ujaran kebencian.
Baca Juga: Mencemburui Homeless Media
Langkah provokatif Ketua Majelis Syura Partai Ummat tersebut memantik reaksi keras dari barisan Poros Muda NU (PMNU). Koordinator Nasional PMNU, Ramadhan Isa, melihat pola serangan kali ini memiliki kemiripan dengan tragedi politik masa lalu yang menimpa KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.
"Apa yang dilakukan Pak Amien hari ini membuka kembali memori kolektif kami. Kami teringat bagaimana beliau dan kelompoknya menjatuhkan Gus Dur lewat rentetan serangan personal dan hukum yang tidak pernah terbukti sampai Gus Dur wafat," tegas pria yang akrab disapa Dhani tersebut di Surabaya, Senin (4/5/2026).
Dhani menyebut narasi dalam video itu lahir dari sikap gegabah. Bukannya berbasis data valid, pernyataan Amien justru tampak seperti mengumpulkan remah-remah rumor liar di media sosial untuk dijadikan senjata politik.
Baca Juga: Pemkab Gresik Gandeng Komdigi Gelar Government Transformation Academy 2026
Sebagai alumni PMII Ciputat, Dhani menekankan bahwa mengumbar kabar burung tanpa proses tabayun atau klarifikasi adalah langkah mundur bagi demokrasi Indonesia.
Bagi kalangan muda Nahdliyin, manuver yang menyasar ranah pribadi seorang kepala negara bukan sekadar kritik, melainkan upaya mendelegitimasi pemimpin nasional. Menariknya, di tengah gempuran opini negatif tersebut, pihak Istana memilih tetap tenang.
"Prabowo menunjukkan kelasnya sebagai negarawan. Beliau tidak terpancing atau bereaksi berlebihan meskipun diserang secara personal. Fokusnya tetap pada pelayanan rakyat, dan itu yang kami apresiasi," tambah Dhani.
Baca Juga: Gim Berlabel Moderate Kini Terlarang Bagi Pengguna Roblox Tanpa Izin Ortu
Langkah tegas Menteri Komdigi Meutya Hafid dalam memutus akses video di akun Amien Rais Official menjadi sinyal bahwa pemerintah mulai memperketat ruang bagi konten yang mengandung hoaks dan fitnah.
Meski potongan videonya masih terserak di beberapa platform, dukungan terhadap stabilitas politik mulai mengalir dari berbagai elemen pemuda yang jengah dengan pola politik adu domba.
Editor : Ali Masduki