Minggu, 14 Jun 2026 15:32 WIB

Bupati Anas Minta ASN Jadi Garda Depan Pengentasan Kemiskinan

  • Penulis :
  • | Rabu, 08 Agu 2018 19:24 WIB
Bupati Anas saat memberikan arahan kepada para ASN Banyuwangi/Foto: istimewa
Bupati Anas saat memberikan arahan kepada para ASN Banyuwangi/Foto: istimewa

jatimnow.com – Pemkab Banyuwangi menugaskan sekitar 13 ribu aparatur sipil negara (ASN) di kabupaten tersebut untuk berada di garda terdepan upaya pengentasan kemiskinan.

Sebab, tugas pengentasan kemiskinan ini bukan hanya kerjanya Dinas Sosial, bagian kesejahteraan masyarakat, atau desa dan kecamatan saja.

Baca Juga: Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

“Tiap ASN perlu teka-teki, tengok kanan dan tengok kiri di lingkungan tempat tinggalnya, cek tetangga yang butuh pertolongan,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam rapat koordinasi pengentasan kemiskinan bersama seluruh kepala organisasi perangkat daerah dan camat, Rabu (8/8/2018).

Anas mengatakan, pekerjaan rumah yang harus dikerjakan daerah tidak melulu berkutat pada pencapaian target angka-angka statistik. Namun, juga masih ada masalah sosial di dalam masyarakat.

“Masalah sosial ini perlu sentuhan langsung dan penanganan bersama. Saya menginstruksikan para ASN menjadi garda terdepan penanganannya, sebelum kita mengajak keterlibatan pihak lainnya,” kata Bupati Anas.

Menurut Anas, salah satu masalah yang menjadi perhatiannya adalah perkembangan pendidikan anak. Terutama mereka yang tinggal tidak dengan orang tuanya. Para guru dan ASN perlu ikut memperhatikan dan peduli kepada mereka.

Terutama apabila melihat ada anak yang putus sekolah, anak nakal karena kurang perhatian orangtua, hingga tetangga yang perlu pengobatan, maka para ASN harus tahu dan segera melaporkannya.

“Jadi, misalnya ASN yang menangani olahraga, melihat ada tetangga perlu bantuan, harus peduli meski itu bukan tugas pokok di bidang keolahragaan,” imbuh Anas.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Oleh karena itu, Anas meminta mulai sekarang setiap kepala dinas, Camat, dan para staf harus tengok kanan tengok kiri, dimulai dengan 20 rumah tetangga untuk melihat apakah ada yang perlu dibantu. “Kalau ketemu, segera laporkan ke pihak terkait,” tambah Anas.

Anas menambahkan, dengan semakin intensnya para ASN ikut peduli dengan warga di lingkungannya, maka akan kian mempertajam semua program pengentasan kemiskinan yang telah dijalankan Banyuwangi.

Harapannya, tingkat kemiskinan di Banyuwangi bisa terus diturunkan, seperti capaian selama ini yang sudah melorot hingga 8,6 persen pada 2017 dibanding level sebelum 2010 yang selalu di atas dua digit.

“Masyarakat miskin di level yang sangat rentan harus diperhatikan. Ini kita masuk ke akarnya, seperti program Program Rantang Kasih yang mengirimi makanan tiap hari untuk warga miskin usia nonproduktif atau lanjut usia,” ujarnya.

Baca Juga: Bayi yang Ditemukan Warga Tulungagung Akan Dikirim ke Sidoarjo

 

Penulis/editor: Arif Ardianto

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.