Minggu, 14 Jun 2026 04:39 WIB

Bayi yang Ditemukan Warga Tulungagung Akan Dikirim ke Sidoarjo

  • Penulis : Bramanta
  • | Kamis, 21 Mei 2026 17:10 WIB
Bayi yang ditemukan warga Tulungagung kini dirawat di Puskesmas. (Foto:Bramanta/jatimnow.com)
Bayi yang ditemukan warga Tulungagung kini dirawat di Puskesmas. (Foto:Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah warga mendatangi Puskesmas Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung. Mereka ingin mengadopsi bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di Desa Demuk pada Rabu (20/5/2026) malam. Para warga tersebut ingin langsung mengambil dan mengasuh bayi tersebut. Namun keinginan tersebut urung terkabul karena proses adopsi membutuhkan waktu yang cukup lama.

Salah satu warga, Riska (33) mengaku kedatangannya ke Puskesmas Pucanglaban untuk mengantar kepokananya yang ingin mengadopsi bayi tersebut. Mereka mendengar adanya berita temuan bayi dalam kondisi hidup yang kini dirawat di Puskesmas ini. Keponakan Riska sendiri sudah 13 tahun menikah namum belum memiliki momongan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Ternyata tidak bisa langsung diadopsi, prosesnya cukup lama harus mendaftar dulu," ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Sementara itu perwakilan Dinas Sosial Tulungagung, Akri Nur Huda menjelaskan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan UPT PSAI Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Mereka akan menangani temuan bayi tersebut. Rencananya setelah berkas dokumen lengkap, bayi akan diserahkan ke UPT PSAI di Sidoarjo dan statusnya menjadi anak negara.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Kapan kita serahkan nanti kita lengkapi dulu berkasnya, yang pasti bayi biar mendapat perawatan dulu di Puskesmas ini," terangnya.

Saat disinggung mengenai banyaknya warga yang ingin mengadposi bayi tersebut, Akri menerangkan terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Warga yang berminat mengadopsi diminta mendaftar ke kantor Dinsos. Setelah itu akan dilakukan survey kelayakan. Jika dinyatakan layak maka mereka akan memasuki tahap selanjutnya.

Baca Juga: Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair yang Digelar Disnakertrans Tulungagung

"Beberapa persyaratan diantaranya usia minimal 30 hingga 55 tahun dan usia pernikahan minimal 5 tahun," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.